Pemprov Lampung Bangun Pusat Astronomi Terbesar Di Asia

1026

GEDONGTATAAN – Pemerintah Provinsi Lampung membangun pusat Astronomi terbesar di Asia. Hal ini dilakukan untuk menggantikan Observatorium Bosscha yang umurnya sudah tua dengan teknologi yang kurang memadai.

Dimana pembangunannya tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Gedung Information Center, Tahura Wan Abdul Rahman dan diberi nama Lampung Astronomical Observatory (LAO).

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo melalui Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat menyampaikan bahwa peletakan batu pertama yang turut dihadiri oleh perwakilan Gunma Astronomical Observatory Japan, dan para Delegasi dari South East Asia Astronomical Network (SEAAN) tersebut menjadi tonggak sejarah berdirinya LAO terbaik di Asia sebagai upaya untuk menyebarkan pengetahuan dan kesadaran tentang Astronomi ke publik dan sekolah-sekolah sehingga menumbuhkan gairah khususnya bagi generasi muda ke Astronomi, Astrofisika, dan Pendidikan Sains.

BACA :  Polisi, TNI, dan Penyelenggara Pemilu Gelar Calling Sistem Kepada Paslonkada

“Saya sangat bersyukur atas dukungan dari banyak pihak yang dapat mewujudkan impian ini. Observatorium ini adalah yang pertama di Lampung dan ditargetkan menjadi observatorium terbaik di Asia,” ujar Taufik saat membacakan sambutan Gubernur, Sabtu (20/10).

Dalam pembangunan LAO, lanjutnya, Pemprov Lampung telah menyediakan lahan sekitar 50 ha yang dibangun 1.300 Meter di atas permukaan laut (MDPL) beserta anggaranya dan rencananya, pembangunan observatorium ini memiliki 4 fungsi yakni penelitian, wisata publik, pembelajaran dan kepentingan fotografi terbaik se Asia Tenggara.

BACA :  Anggota Komite III DPD RI Kunker di Pesawaran

“Kami telah menyediakan area serta dukungan finansial untuk pembangunan LAO. Oleh karenanya kami memerlukan banyak dukungan dari semua pihak seperti para ahli, peneliti, praktisi, dan komunitas yang berpengalaman di bidang Astronomi,” imbuhnya.

Ditambahkan Rektor ITERA, Ofyar Z. Tamin bahwa Lampung yang memiliki LAO merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Untuk itu, ia mengapresiasi langkah Pemprov Lampung yang telah mendukung sehingga terwujud LAO tersebut. “Akhirnya mimpi bahwa Lampung mampu memiliki Observatorium telah terwujud,” tandasnya. (Rus)