Penantian Panjang, Akhirnya 28 Bidan PTT Terganjal Usia Jadi PNS

265
Iwan J Sastra - Salah seorang bidan PTT asal Kecamatan Natar tengah melengkapi berkas persyaratan pengangkatan CPNS tahun 2019, di teras Masjid Agung, Kalianda, Rabu (27/3) siang kemarin.

KALIANDA – Sebanyak 28 bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang bertugas di wilayah Lampung Selatan akhirnya bernafas lega. Penantian panjang setelah sekian lama mengabdi sebagai tenaga kesehatan dikabupaten gerbang krakatau ini, berubah jadi kegembiraan.

          Kegembiraan itu muncul, setelah pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyetujui usulan pengangkatan 28 bidan PTT tersebut sebagai  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Lamsel, terhitug masa tugas (TMT) pada 1 April mendatang.

          “Iya benar, 28 bidan PTT yang kemarin sempat gagal dalam tes CPNS karena terbentur usia, saat ini diangkat menjadi CPNS setelah usulannya disetujui oleh pemerintah pusat. Mereka (para bidan PTT, red) sekarang ini sedang melengkapi berkas-berkas persyaratannya,” ujar Kepala BKD Lamsel Akar Wibowo, SH, kepada Radar Lamsel, diruangkerjanya, Rabu (27/3) kemarin.

BACA :  Sensus Penduduk Online Diperpanjang

          Menurut Akar, jika semua berkas persyaratan dari masing-masing bidan PTT telah lengkap, maka pihaknya akan menyerahkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Jakarta. Kemudian, lanjut Akar, setelah dikeluarkannya nomor induk pegawai (NIP), maka surat keputusan (SK) pengangkatan CPNS akan diterbitkan pada 1 April mendatang.

          “Jadi para bidan PTT tersebut akan mendapatkan NIP sejak TMT ditetapkan dan mulai digaji dari APBD Kabupaten Lampung Selatan,” katanya.

BACA :  ODP Asal Lamtim Dipulangkan

          Akar menjelaskan, 28 bidan PTT tersebut adalah para tenaga kesehatan yang berusia 35 sampai 40 tahun, dan telah mengabdi puluhan tahun diwilayah Kabupaten Lampung Selatan.

          “ke-28 bidan itu sudah mengikuti seleksi bersama ratusan bidan PTT lainnya pada tahun-tahun lalu. Dikarenakan terbentur dengan usia mala mereka gagal, dan alhamdulillah baru tahun ini bisa diangkat menjadi CPNS setelah usulannya di setujui oleh pemerintah pusat,” pungkasnya. (iwn)