Penarikan e-Retribusi Pasar Mulai Berlaku 1 Agustus

85
Foto Idrus - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sam Herman saat melakukan penerapan e-retribusi pasar.

GEDONGTATAAN – Penarikan retribusi pelayanan pasar secara non tunai melalui kartu e-Brizzi Lampung Berjaya di Pasar Sukaraja Gedongtataan dan Kedondong sudah dimulai per 1 Agustus ini.

Menurut salah satu pedagang pakaian di Pasar Sukaraja, Hera Wati mengatakan, penarikan e-retribusi secara non tunai menurutnya dirasakan lebih efektif.

“Menurut saya dengan penarikan salar secara non tunai ini lebih efektif. Kadang kalau masih tunai, khawatir ada yang gak rill. Lebih mudah dan efektif dengan non tunai ini,” ungkap Hera  Wati saat dikonfirmasi disela penerapan e-retribusi pada Kamis (01/8).

Selain efektif, lanjutnya, penarikan retribusi secara non tunai tidak akan menimbulkan kecurigaan para pedagang terhadap petugas yang menarik retribusi.

“Yang pasti kita puas, tidak khawatir setorannya nyangkut atau tidak,” singkatnya.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pesawaran Sam Herman mengatakan, setelah menerapkan e-retribusi di dua pasar pemda, yakni pasar Sukaraja dan Kedondong, kedepan 3 pasar pemda lainnya yakni pasar Tegineneng, Margapunduh dan Padangcermin akan diterapkan penarikan e-retribusi.

“Kedepan semua pasar pemda sudah menerapkan penarikan retribusi secara non tunai. Dan ini akan menambah semangat dan keyakinan para pedagang bahwa retribusi tersebut memang masuk ke kas daerah dan tidak ada kecurigaan akan mengendap di petugas,” jelasnya.

Tidak hanya penerapan e -retribusi, lanjut mantan Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi ini, para pedagang juga akan diberikan bantuan permodalan dengan syarat yang mudah.

“Kedepan kami berharap seluruh pedagang mendapat bantuan pinjaman lunak dari pihak Bank BRI untuk kesejahteraan para pedagang,” imbuhnya.

Lebih jauh Sam Herman menambahkan, target PAD pada 2019 melalui retribusi pelayanan pasar dipatok diangka Rp 1,8 miliar. Dimana, dengan penarikan retribusi non tunai bagi sekitar 3.000 pedagang di 5 pasar pemda tersebut target yang ditentukan diharapkan dapat tercapai.

“Kita optimis dapat mencapai target tersebut, dan bagi para pedagang yang ditarik retribusi akan memegang tanda bukti berupa stuk pembayaran melalui e-Brizzi Lampung Berjaya tersebut, selain kita juga memegang tanda bukti. Untuk selanjutnya retribusi yang sudah disetor ke Bank, akan ditransfer ke kas daerah di Bank Lampung setiap bulannya,” pungkasnya. (Esn)

BACA :  Petani Didata Antisipasi Pademi