Pencuri Berkostum Loreng Resahkan Warga Candipuro

1384
ILUSTRASI

Tiga Motor Berhasil Digasak dalam Sehari

CANDIPURO –  Wilayah Kecamatan Candipuro masih menjadi ladang empuk bagi pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Pasalnya, dalam sehari tiga unit motor berhasil digasak oleh kawanan pencuri yang diduga menggunakan kostum seperti tentara tersebut.

Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, aksi pencurian para pelaku Curanmor itu terjadi di Desa Sidoasri sekitar pukul 09.00 WIB dan korbannya salah seorang murid SMK Dewantara Candipuro. Tak sampai disitu aksi tersebut kembali berlanjut di Desa Rawaselapan dengan menggasak dua unit sepeda motor milik warga setempat.

Pjs. Kades Rawaselapan Surahman membenarkan kejadian yang menimpa warganya tersebut. “Berdasarkan informasi yang kami dapat pelaku berhasil menggasak dua unit motor milik warga,” kata dia, Jum’at (6/1).

BACA :  1.000 APD Masih Dipesan

Menurut saksi Suhartono (45) yang sempat melihat kejadian tersebut mengatakan, pelaku berjumlah dua orang dengan menggunakan jaket loreng. “Pelaku memakai jaket loreng seperti TNI,” ujarnya.

Suhartono menjelaskan, ciri-ciri pelaku yang melancarkan aksinya dengan menggasak motor yang terparkir dipinggir sawah juga menggunaka kostum yang sama.

Mendengar hal tersebut, Danramil Candipuro Kapten. Inf. Sarjo mengimbau kepada masyarakat agar segera melapor jika melihat seseorang dengan jaket loreng yang gerak-geriknya mencurigakan.

“Saya dapat laporan dari Babinsa terkait hilangnya tiga unit motor di Candipuro yang diduga pelaku memakai jaket loreng. Tim sudah kami perintahkan melakukan pengejaran,” kata Sarjo saat ditemui usai Sertijab Camat di Aula Kecamatan Candipuro.

Ironisnya, hilangnya tiga unit motor tersebut terjadi saat acara Serah Terima Jabatan (Srtijab) Camat Candipuro berlangsung. Sistem keamanan lingkungan serta kepekaan masyarakat dan aparat kemanan memang sangat diperlukan didaerah yang berbatasan langsung dengan Lamtim itu.

BACA :  Indahkan Imbauan Atau Tertular Corona!

Camat Candipuro Warsidi, SE mengatakan, sistem keamana lingkungan akan menjadi gerakan yang kami canangkan kembali. Sebab, kelengahan ini dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan yang senantiasa mengintai. “Jangan sampai lengah, ini informasinya kunci kendaraan juga berada di motor dan memudahkan pencuri melancarkan aksinya,” ujar dia.

Dibagian lain, Kapolsek Candipuro AKP. Arief Sembiring mengaku belum menerima laporan dari warga yang menjadi korban pelaku Curanmor.

“Belum ada laporan yang masuk ke Mapolsek, namun terkait informasi tersebut pihaknya sudah menurunkan Anggota untuk melakukan penyelidikan di dua Desa tersebut,” tandasnya. (ver)