Pencuri Gasak Rp 300 Juta plus 31 Slop Rokok

145
Ist.Radarlamsel – Jajaran kepolisan Polsek Kecamatan Sragi pada saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembobolan warung kelontong di Desa Sumberagung, Kecamatan Sragi, Sabtu (12/10).

INAFIS Selidiki Pembobolan Toko Klontong

PALAS – Uang tunai dan rokok di toko klontong milik Nyoman Suwite (54) warga Dusun VI, Desa Sumberagung, Kecamatan Sragi, jadi target operasi kawanan pencuri Jumat (11/10) malam.

          Akibat peristiwa itu, uang Rp 300 juta dan puluhan slop rokok kenamaan seperti Sampoerna Mild, Surya 16 hingga Dunhill yang disimpan di ruang kasir ludes dibawa kabur oleh pelaku.

          Kepala Desa Sumberagaung Ali Rohim mengatakan, aksi pencurian itu diperkirakan terjadi pada Jumat malam. Korban baru menyadari tokonya telah dibobol maling pada saat membuka toko pukul enam pagi.

          “Sampai saat ini korban (Wayan Suwite’red) masih shock, dan belum bisa ditemui. Dari laporan kepala dusun kerugian yang dialami mencapai RP 300 juta,” kata Ali Rohim kepada Radar Lamsel, Sabtu (12/10).

          Ali rohim mengatakan, pelaku pencuri beraksi dengan cara menjebol atap toko, kemudian mencongkel paksa pintu ruang kasir. Selain berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp 300 juta, pelaku juga berhasil membawa kabur tujuh slop rokok Surya, sembilan slop Sampoerna Mild isi 16, lima slop Sampurna Mild isi 12. Kemudian tiga slop Dunhill dan tujuh slop Surya 16.

          “Toko ditutup sekitar pukul sembilan malam,mungkin korban lupa membawa uang Rp 300 juta yang akan dipakai untuk membayar produk kepada sejumlah sales itu. Pelaku memanjat tembok menggunakan tangga, setelah menjebol atap kemudian mencongkel pitu ruang kasir. Selain uang tunai pelaku juga membawa sejumlah rokok,” paparnya.

          Peristiwa pencurian ini, lanjut Ali Rohim, telah dilaporkan kepada pihak kepolisian yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan di tempat kejadian.

          “Harapan kami pelakunya bisa ditangkap. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan jangan sampai meninggalkan uang sembarangan, karena musim pacekilik seperti ini rawan aksi pencurian,” ucapnya.

          Sementara itu Kapolsek Palas, Iptu Lukman menjelaskan  aksi pencurian tersebut diperkirakan terjadi pada Sabtu dini hari. Setelah berahsil menjebol atap dengan cara memanjat tembok menggunakan tangga, pelaku langsung menuju ruang kasir.

          “Aksi pencurian dengan pembobolan itu diperkirakan terjadi pada Sabtu dini hari. Setelah menjebol atap pelaku langsung menuju ruang kasir dengan cara menjebol pintu dan mengambil uang yang berada di laci kasir,” terangnnya.

          Peritiswa pembobolan itu, lanjut Lukman, saat ini masih dalam peyelidikan yang dilakukan oleh tim Indoinesia Automatic Fingerprint Identification (INAFIS) Polres Lampung Selatan.

          “Kemungkinan sebelum beraksi pelaku juga sudah menggambar situasi toko. Saat ini kasus ini masih dalam penyelidikan tim INAFIS Polres Lampung Selatan,” pungkasnya.  (vid)