Pendamping Rekonsiliasi KPM Desa Tetaan

54
ILUSTRASI

PENENGAHAN – Pendamping PKH Desa Tetaan, Nasrudin, menjelaskan alasan kenapa Erwanuddinn tidak menerima bantuan PKH meski berstatus aktif. Menurut Nasrudin, selain tercatat sebagai penerima PKH, Erwanuddinn juga berstatus penerima BPNT. Waktu tercatat di data BPNT, Erwanuddinn seharusnya sudah mendapat kartunya.

“Begitu pula dengan kartu PKH, yang selayaknya sudah diterima Erwanuddinn ketika tercatat sebagai penerima BPNT,” katanya saat ditemui Radar Lamsel di sekretariat PKH di kantor Camat Penengahan, Senin (7/9/2020).

Nasrudin mengatakan nama yang aktif sebagai penerima PKH dan BPNT adalah Rosilawati, istri Erwanuddinn. Namun pendamping sudah melakukan rekonsiliasi, dan melaporkannya ke pusat bahwa bantuan uang KPM atas nama Rosilawati belum tersalur. Karena ada permasalahan rekening di KKM (Kartu Keluarga Miskin) dan KKS (Kartu Keluarga Sehat).

BACA :  PPAH Jadi Wadah Petani

Namun Nasrudin tidak mau berspekulasi apakah uang yang menjadi hak keluarga Erwanuddinn bakal disalurkan dalam waktu dekat. Begitu pula dengan nominal yang seharusnya diterima selama penyaluran. Yang jelas, Nasrudin mengaku sudah berupaya membantu. Sisanya, ia serahkan kepada pihak-pihak yang bersangkutan.

“Di namanya tidak ada masalah, karena penerimanya atas nama Rosilawati. Kita sudah rekonsiliasi, semoga saja hasilnya baik,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Erwanuddinn, yang merupakan warga desa Tetaan, kecamatan Penengahan, tak pernah sekali pun mendapat bantuan dari Kementerian Sosial RI tersebut. Padahal, namanya tercantum di data sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) PKH di desa Tetaan.

BACA :  Bocah Pengidap Ginjal Bocor Disambangi Forkopimcam

Erwanuddinn baru mengetahui namanya masuk sebagai KPM setelah mendapat informasi dari ketua kelompok PKH di desanya. Saat itu, pria yang akrab disapa Erwan ini mulai mengumpulkan data yang diminta. Sekitar dua bulan kemudian, dia masuk dalam data penerima aktif. Tetapi namanya bukan Erwanuddinn, melainkan Mahyudin.

“Cuma nama saya yang beda. Di kartu KIP sama BPJS juga begitu, tapi dapat bantuan. Kalau yang di PKH saya enggak dapat sama sekali,” katanya. (rnd)