Pendatang Asal Banyuwangi Dinyatakan Negatif Covid-19

40
Ilustrasi

SRAGI – Pasien reaktif Covid-19 asal Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi akhirnya dinyatakan bebas dari virus Covid-19. Warga pedatang dari Banyuwangi, Jawa Timur itu dinyatakan negatif Covid-19 setelah menjalani tes swab.

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Desa Baktirasa, Iis Wahyudi. Dimana warga Banyuwangi yang dinyatakan reaktif Covid-19 pada 16 September lalu, kini telah dinyatakan negatif Covid-19.

“Iya salah satu warga pendatang di Desa kita yang sebelumnya dinyatakan reaktif Covid-19. Kini sudah dinyakatakan negatif Covid-19, setelah mereka menjalani tes swab,” ujar Iis Wahyudi memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, Minggu (27/9) kemarin.

Iis menjelaskan pihaknya menerima hasil uji swab HY pada Rabu (23/9) lalu. HY juga menjalani tes swab di Rumah Sakit Bob Bazar pada Jumat (18/9) lalu juga berasama suaminya SG, dengan hasil swab yang juga negatif.

BACA :  Mandalasari Sukes Bangun Infrastruktur Jalan

Dua warga Jawa Timur itu, sambung Iis telah menjalani tes swab sebanka dua kali, dimana pada hari Jumat (18/9) dan kembali menjalani tes swab yang kedua pada hari Senin  (21/9).

“Kedua pasien ini merupakan suami-istri, namun SG sebelumnya tidak dinyatakan reaktif Covid-19. Keduanya menjalani tes swab sebanyak dua kali, dengan hasil negatif,” terangnya.

Saat ini dua warga pendatang tersebut masih menetap di Desa Bakti Rasa. Tim Satgas Pencegahan Covid-19 Desa Baktirasa juga terus memperketat melakukan pendataan kedatangan warga dari luar daerah.

BACA :  Banjir Kualajaya, Solusinya Pindah!

“Saat ini kedua warga Jawa Timur tersebut sudah di Baktirasa. Saat ini Tim Satgas Desa juga terus memperketat pendataan kedatangan warga dari luar daerah,” sambungnya.

Kabar tersebut juga diamini oleh Plt. Camat Sragi, Hipni. Ia mengharapkan kabar dua warga Banyuwangi tersebut bisa mebuat warga Sragi tenang. Namun tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19.

“Sebelumnya kabar pasien reaktif ini sempat mebuat resah. Namun dengan hasil swab ini, harapan kami warga bisa kembali tenang. Namun tidak mengabaikan protokol Covid-19,” harapnya. (vid)