Pendulang Suara Kedua Dibawah Pandu Dipecat

53
Istimewa - Inilah surat DPC PPP Bandarlampung yang berbunyi mencabut keanggotaan Andika Jaya Kusuma, SH, peraih suara kedua dibawah Pandu Kesmua Dewangsa pada Pileg 2019.

KALIANDA – Menjelang Pergantian Antar Waktu (PAW) pengganti Pandu Kesuma Dewangsa (PKD) yang maju sebagai Calon Wakil Bupati Lampung Selatan, muncul surat bahwa peraih nomor urut dibawah PKD, Andika Jaya Kusuma sudah dipecat dari partai.

Diketahui berdasarkan hasil Pileg Kota Bandarlampung tahun 2019, PKD meraih suara terbanyak di Dapil II kota Bandarlampung dengan 4931 suara. Disusul Andika dengan 198 suara, dan nomor tiga Reza Pahlevi dengan 110 suara.

Wakil Sekretaris DPC Bandarlampung Hizrah Rachmad mengatakan, surat dari DPC nomor nomor surat 0388/KPTS/H.01/VIII/2020 perihal pencabutan keanggotaan partai Andika, ditetapkan pada18 Agustus 2020 ditandatangani oleh ketua Busyairi AS dan Sekretaris H. Hambali Sanusi.

“Reza ini ketua PAC Tanjungkarang Timur. Dengan terbitnya, surat itu, kami DPC dan PAC se Kota Bandarlampung tentunya merekomendasikan Reza. Sebab, KTA Andika sudah dicabut pada Agustus,” ucapnya, Kamis (22/10).

Sementara, saat dikonfirmasi, Andika mengaku tidak pernah mendapatkan surat tersebut. Sebab, hingga kini dia masih memiliki KTA sebagai anggota PKB. “Sebelumnya juga saya tidak pernah mendapatkan surat pemanggilan dari DPC. Salah saya juga enggak ada. Tidak ada pemanggilan atas pelanggaran AD/ART Partai.

Terpisah Andika Jaya Kusuma mengatakan tidak terima atas pemecatan sepihak dari DPC PPP Bandarlampung, dirinya menegaskan tidak pernah mendapatkan surat panggilan terkait langgaran AD/ART yang di sebut-sebut partainya. Saya pernah dipanggil, tapi kaitannya dengan PAW Pandu,” ucapnya.

Dia kembali menegaskan, pihaknya masih memegang KTA yang juga dipakai sebagai syarat pencalonan legislatif tahun lalu. “KTA saya masih ada. Saya kira DPC jga bisa menghargai perjuangan saya, bukan malah zolim,”kata dia.

BACA :  Ekspedisi Ganja 6 Kg Kolaps di Tol

Andika Jaya Kusuma bakal menggantikan Pandu Kesuma Dewangsa (PKD) sebagai Anggota DPRD Kota Bandarlampung dari fraksi PPP, yang melenggang sebagai Calon Wakil Bupati Lampung Selatan.

Diketahui berdasarkan hasil Pileg Kota Bandarlampung tahun 2019, PKD meraih suara terbanyak di Dapil II kota Bandarlampung dengan 4931 suara. Disusul Andika dengan 198 suara, dan nomor tiga Reza Pahlevi dengan 110 suara.

Ketua DPC PPP Bandarlampung, Busyairi mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengurus proses Pergantian Antar Waktu (PAW). Di mana, surat permohonan sudah dikirimkan ke DPP. Namun, usulan dua nama yakni nomor dua dan tiga terbanyak.

“Surat sudah kita kirim ke DPP. Nanti DPP yang memutuskan, bisa nomor dua dan nomor tiga. Kita juga sudah memberitahu DPW kok,” ucapnya, Rabu (7/10).

Namun sayangnya DPW PPP Provinsi Lampung mengaku belum ada koordinasi dari DPC Kota Bandarlampung mengenai usulan PAW PKD. “Masih belum ada koorrinasi ke DPW. Seharusnya memang koordinasi ke DPw dulu, tidak langsung ke DPP. Kan DPW juga harus mengetahui,” kata dia.

Diketahui, merujuk UU tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) No 17 tahun 2014. Pasal 242 ayat 1 berbunyi Anggota DPR yang berhenti antarwaktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 239 ayat 1 dan Pasal 240 ayat 1 digantikan oleh calon anggota DPR yang memperoleh suara terbanyak urutan berikutnya dalam daftar peringkat perolehan suara dari partai politik yang sama pada daerah pemilihan yang sama.

BACA :  Foto DPO Beredar Coreng Citra Aparat Hukum

Kemudian di ayat kedua dijelaskan, dalam hal calon anggota DPR yang memperoleh suara terbanyak urutan berikutnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meninggal dunia, mengundurkan diri, atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai calon anggota DPR, anggota DPR sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digantikan oleh calon anggota DPR yang memperoleh suara terbanyak urutan berikutnya dari partai politik yang sama pada daerah pemilihan yang sama.

Artinya, peraih suara terbanyak kedua di bawahnya atau di bawahnya lagi yang berpeluang menggantikan ke tujuh nama tersebut jika melenggang menjadi peserta pilkada.

“Di DPW juga yang menggantikan itu suara kedua terbanyak. Di PKPu juga. Kan sudah ada contohnya, Busyairi sendiri menggantikan Albert Alam,”kata dia.

Komisioner KPU kota Bandarlampung divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Fery Triatmojo membaemarkan, suara twrbanyak kedua hasil pileg 2019 atas nama Andika Jaya Kusuma. “Benar ada di urutan kedua setelah Pandu. Cuma datanya di Kantor,” kata dia.

Sementara, saat dikonfirmasi, Andika mengalu membenarkan dirinyansuara kedua terbanyaknsetelah Pandu. Namun, dirinya masih irit bicara terkait PAW.  “Insya Allah, mohon doanya, ini lagi di urus, semoga tidak ada kendala, mohon doanya semua ya,”ungkapnya. (rnn)