Pengendara Tak Memakai Masker Disanksi

44
Shofyan – Nampak tim Satgas Covid-19 Kecamatan Sidomulyo, sedang memberikan teguran berupa sanksi sosial, terhadap pengendara sepeda motor, yang kedapat tidak memakai masker, Rabu, (16/9).

SIDOMULYO – Tim Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Sidomulyo,  gencar menggelar patroli penegakan disiplinan protokol kesehatan di wilayah kerjanya, Rabu (16/9).

Dalam kegiatan tersebut, setidaknya tercatat ada puluhan pengendara motor di stop, karena kedapatan tidak memakai masker saat berkendara.

Selain diberikan pemahaman tentang protokol kesehatan, tim satgas Covid-19 Sidomulyo yang terdiri dari unsur Kecamatan, TNI dan Polri tersebut, pun memberikan teguran sanksi sosial di tempat terhadap pengendara yang kedapatan tidak memakai masker.

Kapolsek Sidomulyo Iptu. Hengky Darmawan mengatakan, selama berlangsungnya kegiatan, setidanya tercatat ada puluhan pengendara sepeda motor kedapatan tidak menggunakan masker saat berkendara.

“ Selama digelarnya patroli penegakan protokol kesehatan oleh Satgas Covid-19 di Kecamatan Sidomulyo, ada 11 orang pengendara sepeda motor kita stop, karena kedapatan tidak memakai masker saat berkendara,” ungkapnya kepada Radar Lamsel, Rabu (16/9).

BACA :  Demi Keluarga Nelayan Hadapi Cuaca Buruk

Ia melanjutkan, bagi masyarakat atau pengendara kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas, baik ditempat-tempat umum atau ditempat keramaian, tim satgas covid-19 akan memberikan sanksi sosial.

Mengingat kata dia, peningkatan kasus warga trekonfirmasi covid-19 di

Lampung Selatan, menurut informasi terkini, grafiknya semakin meningkat.

Olehnya karenanya, penegakan disiplin tentang penerapan protokol kesehatan merupakan kunci, agar masyarakat tetap aman dan sehat terhindar dari risiko terpapar virus berbahaya tersebut.

“ Sebab, kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama ditengah belum berakhirnya pandemi gelobal saat ini,” ujarnya.

Hengky Darmawan menyebut, sementara, teguran atau sanksi sosial yang yang diberlakukan bagi masyarakat kedapatan tidak mematuhi prtokol kesehatan saat beraktivits di tempat-tempat keramaian sifatnya pendekatan humanis diantaranya, menyanyikan lagu wajib kebangsaan indonesia raya sampai dengan push up.

BACA :  Demi Keluarga Nelayan Hadapi Cuaca Buruk

“ Ya, sementara sanksi yang diberlakukan bagi masyarakat atau pengendara yang membandel tidak memaki masker kita berikan teguran sosial. Selain itu kami juga memberikan masker gratis,” sebutnya.

Rencananya, ujar Hengky Darmawan, kegiatan patroli penegakan protokol kesehatan ditengah masyarakat ini akan terus digelar sampai beberapa hari kedapan diwilayah satuan kerjanya.

Sampai, kesadaran masyarakat meningkat tentang betapa pentingnya tetap menerapkan protkol kesehatan saat beraktivitas ditempat-tempat keramaian.

“ Dengan adanya patroli penegakan disipilin protokol kesehatan dengan cara pendekatan humanis ini, kami berharap tingkat kesadaran masyarakat saat beraktivitas ditempat keramaian semakin meningkat. Minimal masyarakat saat beraktivitas tetap mengindahkan Menjaga jaga jarak, Mencuci tangan dan Memakai masker (3M), demi mencegah dari risiko terpapar covid-19,” pungkasnya.(CW2)