Pengerjaan JTTS Bakauheni – Terbanggi Besar Sudah 90 persen

402

BAKAUHENI – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama jajaran Direksi PT. HK (Hutama Karya) meninjau Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di wilayah Bakauheni, Senin (26/11).

Peninjauan yang dilakukan itu merupakan tindaklanjut dari arahan Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu yang menginginkan JTTS bisa beroperasi pada Desember mendatang.

Kepala Cabang Ruas Tol Bakauheni – Terbanggi Besar, Hanung Hanindito, S.T mengatakan, JTTS sepanjang 140 kilometer dari Bakauheni – Terbanggi Besar bisa beroperasi pada Desember nanti. Hanung mengatakan, bahwa pihaknya optimis untuk mencapai target yang diberikan oleh presiden dan kementerian PUPR.

“Ya, dari Bakauheni sampai Terbanggi Besar. Insha Allah kami akan berusaha dan optimis bisa mencapai target bulan depan,” kata Hanung saat dihubungi Radar Lamsel, Senin (26/11/2018).

Sejauh ini, JTTS yang telah digunakan memiliki total panjang 14 kilometer. Rinciannya 9 kilometer JTTS di Bakauheni, dan 5 kilometer di Kota Baru. Sementara itu, proses pengerjaan JTTS secara keseluruhan sudah mencapai 90 persen.

“Yang sudah beroperasi baru di Bakauheni dan Kota Baru dengan total panjang 14 kilometer. Sedangkan JTTS sepanjang 126 kilometer pengerjaannya sudah 90 persen,” katanya.

Lebih jauh Hanung mengatakan, selain progres jalan, pihaknya juga ikut menyoroti proses kelengkapan sarana dan prasarana seperti lampu jalan dan rambu-rambu lalu lintas. Menurut Hanung, semua keperluan itu juga ditarget selesai pada Desember nanti.

“Masih dikerjakan, mudah-mudahan tidak ada halangan supaya cepat selesai. Setelah semuanya lengkap, maka JTTS akan dibuka dan dioperasikan. Yang jelas saat akan operasi penuh dan sudah mulai ada tarif, kami akan sosialisasikan kepada masyarakat,” katanya. (rnd)