Pengguna Jalan Keluhkan Aktivitas Combine di Jalan Raya

358
David Zulkarnain – Inilah sisa lumpur yang mengotori jalan poros Kecamatan Palas, Desa Palas Pasemah akibat mesin pemanen padi yang kerap melintas, Kamis (13/6).

PALAS – Aktivitas combine harvester atau mesin pemanen padi yang kerap melintas di jalan poros Kecamatan Palas mulai dikeluhkan warga dan pengguna jalan.

          Berdasarakan informasi, mesin pemanen padi yang melintasi jalan poros selain menganggu arus lalulintas kedaraan juga kerap meninggalkan sisa lumpur yang bertebaran di badan jalan.

          Sahid (46), salah satu warga Desa Palas Pasemah mengatakan, memasuki panen raya padi di wilayah palas menyebabkan banyaknya mesin pemanen padi melintas di jalan poros palas dan menjadi keluhan masyarakat.

“Biasanya combine yang melintas di jalan raya ketika mau pidah lahan garapan. Namun hal ini kerap menganggu pengguna jalan, karena menghambat lalu lintas kendaraan,” kata Sahid kepada Radar Lamsel, Kamis (13/6).

BACA :  Retribusi Combine Riskan Masuk Kantong Pribadi

Sahid menerangakan, aktivitas combine melintasi jalan raya kerap terjadi di Desa Palas Pasemah hingga Desa Bandanhurip.  Selain mengganggu lalu lintas, mesin pemanen padi tersebut kerap meninggalkan lumpur sehingga menyebabkan badan jalan menjadi kotor dan licin.

“Kalau menggagu lalu lintas saja masih maklum. Tapi bekas lumpur yang bertebaran supaya bisa dibersihkan. Karena selain mengotori jalan juga bahaya bagi pengguna jalan yang lain,” teranganya.

Hal senada juga diungkapkan oleh, Firman (25), menurutnya aktivitas mesin pemanen padi yang kerap melintas di jalan raya tidak hanya terjadi di wilayah pala saja. Namun hal serupa juga terjadi di sepanjang jalan poros Kecamatan Sragi.

BACA :  UPT Pajak Kembali Usulkan Penghapusan SPPT Bermasalah

“Tidak hanya di palas saja, tapi combine yang sering melintas di jalan raya juga terjadi di jalan poros Sragi. Padahal hal tersebut sangat menggangu pengguna jalan, badan jalan kotor oleh lumpu sawah,” ucapnya.

          Sebagai masyarakat ia mengharapkan pemerintah kecamatan setempat dapat menertibkan aktivitas combine yang kerap melintas di jalan poros.

          “Sebagai pengguna jalan harapan kami pemerintak kecamatan bisa melakukan penertiban kepada pengusaha combine ini. Sehingga tidak adalagi mesin pemanen padi yang melintas dan mengganggu pengguna jalan,” harapnya. (vid)