Pengidap Hidrosefalus Dapat Tali Asih

87
Ist.Radarlamsel – Camat Palas Rika, Wati bersama Kepala UPT Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas Rosmeli ketika menyerahkan bantuan tali asih kepada Resta Nauri, Balita dua tahun yang menderita Hidrosefalus,di Desa Mekar Mulya, Kamis (6/8).

PALAS – Resta Nauri (2) balita pengidap hidrosefalus asal Desa Mekar Mulya, Kecamatan Palas menerima bantuan tali asih dari pemerintah kecamatan setempat.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Camat Palas, Rika Wati dengan didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Rosmeli, Kamis (6/8) kemarin.

Rika mengatakan, tali asih ini merupakan merupakan bentuk kepedulian pemerintah kecamatan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu. Bantuan ini diharapkan bisa membatu meringankan biaya pengobatan Resta Nauri.

“Bantuan tali asih ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah kecematan untuk membantu masyarakat tidak mampu. Dengan harapan bisa meringankan beban biaya pengobotan adik Resta Nauri,”kara Rika memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, setelah menyerahkan bantuan tersebut.

BACA :  Di Palas Penerima Vaksin hanya 17 Orang

Rika menerangkan, selama ini pengobatan putri dari Dede Suryana dan Titin Handayani ini masih menggunakan BPJS Kesehatan Mandiri. Selain itu, kelurga asal Dusun Karang Mekar itu juga belum mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

“Nanti akan pindahkan BPJS kesehatannya dari yang mandiri ke PBJS Penerima bantuan iuran (PBI). Selain itu kami juga mengharapkan pemerintah Desa Mekar Mulya dapat memasukan keluarga pak Dede untuk menjadi KPM bantuan sosial pemerintah,” terang Rika.

Sementara itu Kepala UPT Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas Rosmeli mengungkapkan, Resta Nauri mengidap penyakit hidrosefalus sejak lahir, hingga berusia dua tahun. Ia juga mejelaskan pengobatan yang dijalani masih menggunakan BPJS Mandiri.

BACA :  Protokol Kesehatan Dikuatkan Lagi

“Sejak lahir sampai usianya menginjak dua tahun. Pengobatan yang dilakukan oleh orang tuanya masih menggunakan PBJS mandiri,” jelasnya.

Ia juga mengaku pihaknya akan berupaya membantu, dengan memindahkan BPJS madiri menjadi BPJS BPI. Sebagai upaya meringankan biaya pengobatan Resta Nauri.

“Akan kita pindahkan menjadi BPJS PBI. Karena yang kita lihat keluarga pak Dede ini masih keluarga tidak mampu, agar biaya pengobatannya menjadi lebih ringah,” pungkasnya. (vid)