Penjemput Murid Parkir Sembarangan, Jalan di SDN Wayurang Selalu Macet

544
Iwan J Sastra – Beginilah kondisi kemacetan yang terjadi di depan SDN 1 Way Urang Kalianda setiap siang hari usai jam sekolah.

KALIANDA – Para pengguna jalan raya Kota Kalianda khususnya pengendara sepeda motor dan mobil mengeluhkan kemacetan yang kerap terjadi didepan Mapolres Lamsel dan SDN 1 Wayurang. Kemacetan itu dipicu banyaknya penjemput murid disekolah yang sembarangan memarkirkan kendaraannya.

Kemacetan kerap terjadi setiap hari saat anak sekolah pulang. Kemacetan kian parah tatkala tidak adanya petugas yang mengatur lalulintas tersebut.

“Kondisi seperti ini mestinya menjadi perhatian pihak sekolah atau petugas Dishub, sehingga tidak menjadikan jalan ini macet. Coba mas lihar sendiri baik motor mapun mobil parkirnya sembarangan. Apa lagi waktu siang begini merupakan jam sibuk banyak pengedara yang melintas,” ujar Ranto salah seorang pengendara sepeda motor saat terkena macet dijalan tersebut, Senin (17/7), kemarin.

Senada dikatakan Joni, pengojek yang biasa mangkal di depan SMAN 1 Kalianda ini mengatakan, kondisi jalanan macet di depan SDN 1 Way Urang yang terjadi setiap siang hari usai jam sekolah sudah menjadi langanan setiap harinya.

“Udah nggak aneh lagi bang kalau lihat macet seperti ini. Paling pak satpam sekolah yang dibikin sibuk,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala SDN 1 Way Urang Kalianda Martini, S.Pd mengakui jika sering terjadi kemacetan di depan sekolah yang dipimpinnya saat ini setiap usai jam sekolah.

Dia menuturkan, pihaknya bukan membiarkan begitu saja para orang tua atau wali murid penjemput siswa yang memarkir kendaaran hingga memakan badan jalan. “Mau bagaimana lagi, kami sudah sering mengimbau para penjemput siswa untuk tidak sembarangan memarkir kendaraannya, tapi masih saja terjadi,” terangnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan akibat membludaknya warga penjemput siswa di depan sekolah setempat, lanjut Martini, pihakanya akan memasang banner berbunyi larangan untuk parkir di depan sekolah yang ditujukan kepada para penjemput siswa di sekolah tersebut.

“Kami sudah pesan bannernya, mudah-mudahan hari ini sudah jadi dan besok sudah mulai kami pasang. Kami selaku pihak sekolah pun berharap adanya perhatian dari petugas dinas perhubungan Lamsel untuk bisa membantu mengatur arus lalu-lintas di depan sekolah setempat setiap siang hari saat jam sekolah usai,” harapnya. (iwn)