Perbaikan Tata Kelola Petani Sawit Sidomulyo di Data

107
Shofyan Apriyansyah – Petani sawit Desa Campangtiga, Kecamatan Sidomulyo, mengisi form STD-B yang diberikan oleh Dinas pertanian Sidomulyo, saat pendataan di Balai desa setempat, Selasa (29/10).

SIDOMULYO – Dinas pertanian Kecamatan Sidomulyo, melakukan pendataan terpadu kepada  pelaku usaha budidaya sawit diwilayah itu, Selasa (29/10).

Pendataan bertujuan untuk mengetahui estimasi data dan informasi luas lahan dalam rangka perbaikan tata kelola perkebunan kelapa sawit.   

Kepala UPT TPHbun Kecamatan Sidomulyo Didik Deky Setiawan menjelaskan, selama proses pendatan, petani didesa itu diharuskan mengisi Form Cutioner meliputi, biodata pribadi, keterangan kebun dan keterangan pendukung.

“ Tidak kurang dari 250 hektar luas lahan perkebunan sawit milik warga lima desa yakni, Desa Campangtiga, Banjarsuri, Sukabanjar, Suak dan Bandar Dalam sudah dilakukan pendataan,” kata Didik.

Didik Deky Setiawan melanjutkan, pendataan terpadu kepada pelaku usaha tani perkebunan kelapa sawit bertujuan untuk, mengetahui estimasi data dan informasi kebun kelapa sawit milik warga.

BACA :  Jerami Bisa Lebih Bermanfaat Nisbi Dibakar

 “ Mengingat tanaman perkebunan kelapa sawit merupakan primadona maka untuk pembinaan akan lebih intens dari target yang sudah ditetapkan melalui pendataan ini,” imbuhnya.

Ia berharap, melalui program pendataan terpadu dan terintegrasi itu, petani sawit di Sidomulyo mampu mendorong peningkatan mutu sawit melalui Surat Tanda Daftar Budidaya (STD-B).

“ Melalui data perkebunan yang utuh dan terintegrasi ini diharap dapat mempercepat pencapaian berbagai program pemerintah dalam mendukung perbaikan tata kelola perekebunan kelapa sawit,” harapnya.

Sementara, Kades Campangtiga Masri Efendi mengatakan, tidak kurang dari 50 hektar luas lahan perkebunan kelapa sawit milik warga desa sudah dilakukan pendataan hari ini.

BACA :  KPM BLT APBD Terima Pencairan Tahap II

“ Dimana, pendataan meliputi biodata pribadi, keterangan kebun dan keterangan pendukung lainnya,” kata Masri.

Ia berharap, dengan adanya pendataan STD-B perkebunan kelapa sawit oleh pemerintah itu, upaya program pembinaan yang inten oleh pemerintah kepada petani sawit secapatnya bisa dilaksnakan.

“ Sehingga, dengan pembinan tersebut para pelaku usaha tani khususnya kelapa sawit didesanya bisa berjalan sesuai harapan guna mendorong kesejahteraan ditingkat pelaku usaha tani kelapa sawit didesa Campangtiga,”.

Untuk diketahui, sebanyak lima desa di Sidomulyo yang sudah dilakukan pendataan yakni, Desa Campangtiga, Banjarsuri, Sukabanjar, Suak dan Bandar Dalam dengan luasan lahan mencapai 250 hektar. Rencananya, 11 desa lainnya akan dilakuka secara bertahap pada waktu berikutnya. (CW2)