Perluasan Program Sembako, Rawan KPM Ganda

48
Ist.Radarlamsel - Penyaluran bantuan sosial beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan di Desa Bumi Restu Kecamatan Palas, Jumat (25/9).

PALAS – Perluasan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program sembako di Kecamatan Palas rawan terjadi KMP ganda, atau menerima dua bantuan sekaligus.

Hal tersebut diutarakan oleh Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Palas, Sutrisno. Dimana sejak Agustus lalu pihaknya sudah menemukan KPM  perluasan yang menerima bantuan ganda.

“Iya memang rawan KPM  yang menerima bantuan ganda atau doble. Di Palas tahun ini menerima perluasan sebanyak 1.114 KPM, selama satu bulan ini kami sudah menemukan puluhan KPM yang sudah masuk bantuan PKH namun masuk di perluasan KPM program sembako ini,” ujar Sutrino memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, meskipun tak merincikan jumlah KPM peneriman bantuan ganda itu, Sabtu (26/9) kemarin.

Sutrisno menuturkan, ada dua jenis kasus KPM yang menerima bantuan ganda. Pertama ganda identik yaitu, setiap satu dalam satu nomor induk KTP menerima dua jenis bantuan sekaligus. Dan ganda keluarga dimana dalam satu keluarga, terdapat dua anggota keluarga yang juga menerima bantuan.

BACA :  Pokmas Tampik Surat Sanggahan

“Di Desa Bumi Daya kami juga masih menemukan kasus satu orang menerima dua jenis bantuan. Kemudian ada lagi dalam satu keluarga, terdapat lebih dari satu anggota keluarga yang menerima bantuan sembako. Tapi itu langsung kami verifikasi ulang, agar salah satu bantuannya diputus,” terangnya.

Sutrisno mengungkapkan kasus KPM penerima bantuan ganda ini tidak hanya terjadi pada bantuan dari Kementerian Sosial langsung, PKH dan Program Sembako. Namun diperluasan program sembako ini juga rawan KPM perluasan progam sembako yang tetap menerima BLT DD.

BACA :  Ternak Babi Off Pasca Serangan ASF

“Kalau KPM BST akan secara otomatis keluar juga ia masuk dalam perluasan ini. Tapi yang rawan yaitu BLT DD sebab data KMP-nya tidak masuk di Basis Data Terpadu (BDT) pusat. Maka pada gelombang dua BLT DD nanti juga akan rawan KMP penerima bantuan ganda. Tapi kembali lagi itu menjadi kebijakan pemerintah desa masing-masing,” jelasnya.

Meski begitu, sambung Sutrino,  pihaknya tetap mengimbau pemerintah desa untuk menggelar musyawarah kepada KPM BLT DD yang telah masuk dalam  KPM perluasan program sembako.

“Kami juga sudah mengimbau semua desa menggelar musyawarah kepada KPM BLT DD. Dengan harapan ada pergantian KPM, jika terdapat KPM BLT DD yang sudah masuk dalam perluasan program sembako ini,”  harapnya. (vid)