Permintaan SKTM di Desa Natar Meningkat

333

NATAR – Permintaan pembuatan surat keterangan tidak mampu (SKTM) di Desa Natar, Kecamatan Natar setiap harinya terus meningkat. Selama satu pekan permintaan SKTM bisa mencapai 200 pemohon.

Kepala Desa Natar Edy Suwaspodo mengatakan, SKTM sangatlah penting bagi masyarakat kurang mampu untuk meringankan beban kebutuhan seperti biaya pendidikan, kesehatan dan lainnya. Menurutnya, hampir setiap hari warganya mengurus SKTM untuk kebutuhan tersebut. “Setiap hari selalu ada yang urus SKTM, rata-rata bisa mencapai 30 orang dalam sehari,” ungkapnya.

Edy menambahkan, selain SKTM permintaan pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan KTP juga meningkat. “Biasanya cuma tiga orang dalam sehari, sekarang bisa 10 orang yang urus buat KTP dan KK,” terangnya.

BACA :  Suplier BPNT Buka Layanan Pengaduan

Sebagai desa yang memiliki jumlah penduduk yang cukup padat mencapai sekitar 15 ribu jiwa, maka wajar saja permintaan surat menyurat seperti SKTM, KTP, KK dan surat-surat lainnya meningkat di Desa Natar, Kecamatan Natar ini. Dengan kondisi ini juga, aparatur desa mulai Kepala Desa (Kades) dan perangkat lainnya harus membuka jam pelayanan setiap hari dari pagi sampai sore hari.

“Kalau belum selesai dikantor, kita lanjutkan di rumah tetapi diusahakan semua selesai di kantor,” papar Edy Suwaspodo kepada Radar Lamsel di kantornya, Jumat (4/1).

BACA :  Launching Kebun Jeruk, BPTP Siapkan Wisata Edukasi

Dia menilai, jumlah yang banyak mengurus surat menyurat memang pantas dengan jumlah penduduk Desa Natar yang mencapai 15 Ribu Jiwa. “Ya wajar jumlah itu, karena Natar ini jumlah penduduknya terbesar di Provinsi Lampung,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Dia mengaku sangat membutuhkan orang-orang tepat dalam mengurus Desa. “Saya serius sekali dalam memilih orang, jangan sampai aparatur Desa tidak bisa bekerja, semua harus mampu mengerjakan kewajibannya,” pungkasnya. (CW1)