Perpanjang Imunisasi Campak dan MR Sampai Akhir Tahun

313

KALIANDA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan diberikan tambahan waktu oleh pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk mencukupi target pencapaian program imunisasi campak Mealeas dan Rubella (MR) minimal 95 persen hingga 31 Desember mendatang.

Kepala Dinkes Lamsel dr. Jimmy B. Hutapea mengatakan, pemberian tambahan waktu untuk mencapai target minimal dalam pelaksanaan program imunisasi campak dan MR diwilayah Kabupaten Lamsel, merupakan kebijakan baru yang diberikan oleh Kemenkes RI.

“Ada kebijakan baru dari pihak Kemenkes RI yakni, bagi kabupaten yang masih terdapat kekurangan jumlah dalam pencapaian target sasaran program imuniasi vaksin Campak dan MR, diberikan tambahan waktu hingga tanggal 31 Desember 2018,” ujar Jimmy kepada Radar Lamsel, Jumat (2/110) pekan kemarin.

BACA :  Sementara Kencangkan Ikat Pinggang!

Menurutnya, tambahan waktu tersebut diberikan, agar pencapaian program imunisasi campak dan MR bisa menembus diangka 95 persen.”Ya mudah-mudahan dengan diberikanya tambahan waktu ini, kami bisa meningkatkan jumlah pencapaian program imunisasi campak dan MR sesuai yang ditargetkan oleh pusat,” katanya.

Diungkapkannya, selama pelaksanaan program imunisasi campak dan MR di Lamsel, Kecamatan Merbau Mataram merupakan wilayah yang paling terendah dalam pemberian vaksin MR tersebut.

“Di Merbau Mataram sasarannya memang tidak terlalu banyak, tapi cakupan di sana paling rendah. Makanya, melalui kepala puskesmas dan camat kami minta agar mereka memberikan imbauan dan ajakan kepada para orang tua, terkait pemberian vaksin tersebut. Sebab, ini sangat penting,” ungkapnya.

BACA :  PDP Berkurang, ODP Bertambah

Dia menjelaskan, pemberian vaksin MR merupakan program nasional, sama halnya dengan pemberian vaksin DPT, Polio, BCG dan hepatitis. “Semua program itu kami berikan secara gratis kepada masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan catatan di Dinkes Lamsel, jumlah pencapaian program imunisasi campak dan MR dikabupaten Lampung Selatan, sampai sejauh ini sudah mencapai 92,04 persen atau sekitar 252.172 anak yang telah diberikan suntikan vaksin campak tersebut. Sementara, target sasaran yang diberikan oleh pemerintah pusat adalah sebanyak 273.968 anak. (iwn)