Personil Satpol-PP Bakal Ditambah

813
Bupati Lamsel H. Zainudin Hasan

KALIANDA – Aksi kriminalitas yang terjadi diwilayah hukum Lampung Selatan tak hanya meresahkan rakyat. Bupati Lampung Selatan H. Zainudin Hasan bahkan dibuat gerah oleh ulah para pelaku curanmor yang menjadikan lingkungan Pemkab Lamsel bak ladang perkebunan yang selalu dipanen.

Orang nomor satu di Lamsel ini mengakui banyak kelemahan dalam menjaga keamanan di lingkungan Pemkab Lamsel. Karena hal itu ia berencana bakal menambah personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) untuk menjaga keamanan perkantoran dilingkungan Pemkab Lamsel.

“Kalau dilingkungan Pemkab, kami akui ada berbagai kelemahan. Kalau saya lihat dilingkungan keamanan Satpol-PP sangat lemah. Begitu juga dari sektor kebersihan yang juga lemah. Untuk gangguan keamanan memang saya sangat gerah dibuatnya,” ujar Zainudin saat diwawancarai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lamsel kemarin.

BACA :  Mediasi Buntu, Lanjut Ajudikasi

Dia mengajak semua jajaran ikut peduli akan situasi yang terjadi saat ini. Sehingga, lingkungan di wilayahnya menjadi aman dan tidak ada lagi warga yang menjadi korban kejahatan.

“Maka pola kerja saya ini berbeda. Dimana yang ada kelemahan maka akan kita evaluasi. Misalnya ada Camat yang lemah kita ganti atau pindah di posisi yang lain. Seperti Camat Penengahan dan Rajabasa yang kita sudah pindahkan tarik ke dinas,”imbuhnya.

Putra kelahiran Desa Pisang Kecamatan Penengahan ini mengungkapkan rekrutmen anggota Satpol-PP itu nantinya akan diberlakukan bagi mereka yang memiliki keahlian khusus. Itu dilakukan untuk menjamin rasa aman dan nyaman di lingkungan Pemkab Lamsel.

“Kita akan seleksi secara terbuka. Misalnya, Satpol-PP nanti yang kita ambil harus pandai bela diri. Karena, memang tugasnya cukup berat sebagai aparat penegak peraturan daerah. Dan kita pastikan seleksinya nanti secara terang-terangan supaya tidak ada curiga dan kita pastikan gratis,”pungkasnya.

BACA :  KPK Tahan Hermansyah Hamidi

Diketahui aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terus terjadi di lingkungan Pemkab Lampung Selatan. Belum tuntas kasus pencurian yang terjadi di Kantor Diskominfo Lamsel, kini polisi kembali diberi tugas untuk memburu curanmor yang terjadi di Kantor Dinas Pendidikan Lamsel.

Ya, motor milik siswa PKL di Dinas Pendidikan (Disdik) Lamsel raib digondol maling sekitar pukul 09.00 WIB, kemarin. Motor jenis honda scopy warna merah itu milik Bela Apreliana Soleh (17). Siswa kelas XI SMK Yaditama Sidomulyo ini harus merelakan motor yang baru di belinya lima bulan lalu. (idh)