Pesan Kadisdik: Kepsek Jangan Sombong, Gurupun Jangan Malas

992

KALIANDA – Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Thomas Amirico meminta kepada semua guru di Lampung Selatan mulai dari guru PAUD, SD dan SMP harus mampu meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik lagi.

Permintaan itu disampaikan Thomas dihadapan ribuan guru dan kepala sekolah Se-Kecamatan Kalianda pada acara silaturahmi dan pembinaan yang berlangsung dilapangan tenis indoor Kalianda, Jumat (12/10) pekan kemarin.

“Guru itu tugasnya mendidik murid secara langsung, bukan hanya sekedar memberikan catatan tanpa ada penjelasan. Jika hal itu yang terjadi, saya yakin mutu pendidikan dikabupaten ini akan merosot tanpa ada kemajuan. Ini yang harus menjadi perhatian untuk semua guru di Lamsel, khususnya dikecamatan Kalianda,” ujar Thomas Americo secara tegas.

BACA :  Pekan Ini, BPN Tengahi Sengketa

Ia juga mengingatkan, para kepala sekolah harus bisa merangkul para bawahannya (guru, red), jangan berprilaku sombong, angkuh dan juga pelit. Sebab, karakater guru dimasing-masing sekolah itu berbeda-beda. “Jangan mentang-mentang kepala sekolah lantas semaunya membentak dan memarahi bawahan.  Kepala sekolah dan guru itu sama, bedanya kepala sekolah mendapatkan tugas tambahan saja sebagai pemimpin sekolah. Maka dari itu, seorang kepala sekolah hendaknya bisa berbagi dan mendengarkan segala masukan dari para bawahan. Sebab majunya suatu sekolah itu tidak terlepas juga dari adanya peran para guru,” terangnya.

BACA :  SMAN 1 Kalianda Gelar PTA Virtual dan Non Virtual

Oleh karena itu, lanjut Thomas, masing-masing sekolah harus memiliki target untuk meningkatkan mutu pendidikan agar menjadi lebih baik lagi. Ia pun menegaskan, jika, ada kepala sekolah ataupun guru yang membandel tidak mau peduli dengan kemajuan sekolah, maka tidak segan-segan ia akan mencabut sertifikasi baik kepala sekolah ataupun guru yang bersangkutan.

“Saya bicara tegas ini bukanya marah, tetapi untuk kemajuan kita bersama dalam rangka memperbaiki dunia pendidikan dikabupaten Lampung Selatan. Ya kalau masih ada kepala sekolah dan guru yang enggan menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, serta ngeyel, maka siap-siap saja untuk menerima mutasi,” pungkasnya. (iwn)