Pesawaran Bentuk Satdali Atasi Persoalan Tambak

917
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona

GEDONGTATAAN – Guna mengatasi persoalan banyaknya aktivitas produksi tambak yang selama ini dianggap tidak tertata dengan baik, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona merencanakan membentuk Satuan Tugas Pengendalian Lingkungan (Satdali).
“Kami bakal bentuk Tim Satgas untuk membantu penataan aktivitas produksi tambak,” kata Dendi, saat diwawancarai awak media, kemarin.
Menurut Dendi, dirinya akan merekrut anggota Satgas Satdali dari masyarakat yang berkecimpung di sektor pertambakan. “Anggotanya ya mereka sendiri. Jadi, mereka yang bentuk kita yang mengendalikan. Karena, mereka itu kan punya kelompok, anggota ini yang akan kita maksimalkan kinerjanya,” bebernya.
Lebih jauh Dendi menyatakan, tujuan dari dibentuknya satgas tersebut guna mengawasi dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat aktivitas produksi tambak. “Kita kan mencari solusi untuk mengatasi persoalan aktifitas tambak, makanya saya akan buat program ini. Jadi, kita kan sama-sama berkontribusi untuk dapat menjaga lingkungan kita,” jelas dia.
Dalam hal tersebut, sambung Dendi, pihaknya juga telah melayangkan surat peringatan yang pertama kepada para pengusaha tambak yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk dapat bersikap proaktif terhadap kegiatan pemda dalam melakukan penataan perizinan lahan produksi tambak.
Ya, kita sudah kirim SP 1, tapi saat ini kita masih tunggu sikap mereka. Yang jelas kalau mereka masuk aktif pasti akan mau mengikuti arahan kita,” tegasnya.
Lebih jauh Dendi mengatakan, saat ini, pihaknya juga telah mendata perusahaan tambak yang beroperasi di Kabupaten Pesawaran. “Kalau dari data yang kita punya, ada sekitar 40 perusahaan tambak yang terdata. Tapi, belum kita pastikan apakah semuanya masih beroperasi,” tuturnya. (Nzr)