Petani Kesulitan Angkut Hasil Panen

25
David Zulkarnain – Aparatur Desa Mandala Sari, memantau kerusakan jalan gorong-gorong di jalan lingkar Srikaton, Senin (3/5) kemarin.

SRAGI – Dampak buruknya infrastruktur jalan lingkar Dusun Telagasari, Desa Mandala Sari, Kecamatan Sragi kini semakin dirasakan oleh masyarakat.

Badan jalan yang mengalami kerusakan sejak lima tahun itu, membuat mobilisasi pertanian masyarakat menjadi terhambat. Bahkan jebolnya gorong-gorong diruas jalan tersebut mengakibatkan satu unit truk terguling pada Minggu (2/5) malam lalu.

Toni (25) salah satu warga setempat mengatakan, kerusakan jalan tersebut telah menjadi keluhan masyarakat selama bertahun-tahun. Sebab jalan tersebut sudah mejadi andalan masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian.

“Sudah hampir lima tahun, Mas jalan ini mengalami kerusakan. Aspal sudah mengelupas. Akibatnya warga jadi kesulitan untuk mengangkut padi pada saat musim panen seperti sekarang ini,” kata Toni memberikan keterangan kepada Radar Lamsel di Dusun Srikaton Senin (3/5).

BACA :  Lima Desa di Sragi Siap Pilkades

Toni mengaku, jebolnya salah satu jebolnya gorong-gorong kerap membuat kendaraan pengangkut padi amblas. Bahkan, kata dia, pada Minggu malam lalu kerusakan gorong-gorong tersebut satu unit truk bermuatan bekatul terguling.

“Kiri-kanannya jalannya sudah jebol, jadi kendaraan roda empat sudah sulit melintas. Bahkan semalam, truk bermuatan bekatul terguling. Peritiwa semacam ini sudah tiga kali, ada yang amblas, ada yang patah per,” ungkapnya.

BACA :  Sragi Mulai Didatangi Pemudik

Hal tersebut diamini oleh Penjabat Semantara Kepala Desa Mandala Sari, Amar Sumarna. Ruas Jalan Srikaton ini sepanjang 1.600 meter tersebut sejak sejak lama dikeluhkan masyarakat.

Sejak 2018 lalu kerusakan jalan tersebut selalu masuk dalam progres pembanguan daerah. Namun kenyataannya hingga saat ini perbaikan jalan tersebut tak pernah terealisasi.

“Perbaikan sangat diharapkan masyarakat. Desa juga selalu mengajukan perbaikan ke kabupaten, dan jalan ini selalu masuk progres pembangunan. Tapi kenyataannya sampai sekarang belum ada realisasi, padahal jalan ini jalan utama masyarakat,” pungkasnya. (vid)