Petani Mulai Jajaki Tanam 3 Kali Setahun

38
Shofyan Apriyansyah – Poktan Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, lakukan uji coba peningkatan indek tanaman padi, dari 2 kali menjadi tiga kali tanam dalam setahun, dilahan pertanianya,Kamis (24/10).

CANDIPURO – Demi meningkatkan hasil produksi dan pendapatan, Kelompok Tani (Poktan) Rawa Timur Lima Dusun Margosari Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro nekat meng uji coba tanam padi tiga kali ditahun ini.

Ketua Poktan Rawa Timur Lima Desa Trimomukti Suarno mengatakan, penanaman padi lebih awal dari jadwal yang seharusnya, yakni dimulai pada bulan Desember mendatang, terpaksa dilakukan.

Karena, untuk menambah pendapatan melalui peningkatan hasil produksi.

“ Olah lahan dan penanaman padi terpaksa lebih awal saya lakukan, sebagai upaya uji coba untuk mendapatkan pengahasilan dengan cara meningkatkan indeks tanam dari dua kali tanam menjadi tiga kali tanam dalam satu tahun,” kata Suarno diloaksi sawahnya, Kamis (24/10).

BACA :  Puskesmas Candipuro Siagakan Ruang Sterilisasi

Tujuannya kata Suarno, bila upaya uji coba tanam padi tiga kali pada tahun ini berhasil, dia berharap bisa bermanfaat bagi parapetani, dalam menambah penghasilan dari aktifitas usaha tani. Sehingga, mampu mendorong meningkatanya kesejahteraan petani didesanya.

“ Harapan saya, jika berhasil maka bisa menambah penghasilan para petani didesa Trimomukti khususnya, yang sehari-hari menggantungkan hidupnya dari bertani padi,” harapnya.

Sementara, Sikas (35) salah seorang anggota Poktan Rawa Timur Lima menjelaskan, uji coba tanam tiga kali ditahun ini, dilaksanakan di empat titik areal sawah milik anggota kelompok seluas tiga hektar.

BACA :  Wereng Coklat Picu Dinas Turun Tangan

 Bila uji coba tersebut berhasil maka akan diterapkan kepada anggota kelompok lainnya.

“ Uji coba tanam tiga kali ditahun ini dilaksanakan di empat titik sawah milik anggota kelompok tani. Jika berhasil maka penerapan tanam tiga kali dalam satu tahun akan dilakukan menyeluruh di 28 hektar lahan sawah milik Poktan Rawa Timur Lima,” kata Sikas. (CW2)