Petugas Amankan Penyakit Cacing Hati Pada 7 Hewan Kurban

621

GEDONGTATAAN – Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) menemukan penyakit cacing hati pada sejumlah hewan kurban. Petugas langsung mengamankan dan mengeliminasi hati sapi maupun kambing yang terindikasi penyakit tersebut dengan cara dikubur.

Penyakit cacing hati ini ditemukan para petugas yang disebar di 11 kecamatan tepat pada Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah se-Kabupaten Andan Jejama, Rabu (22/8) kemarin. Setidaknya terdapat lima ekor sapi dan dua ekor kambing yang pada hatinya ditemukan terdapat cacing. Hewan kurban tersebut berada di 3 kecamatan yakni Way Ratai, Tegineneng dan Negeri Katon.

Kabid Peternakan dan Keswan Dedy Noviansyah mewakili Kepala Dinas Pertanian Pesawaran Anca Martha Utama menegaskan, pihaknya menurunkan sebanyak 35 petugas lengkap dari jajaran dokter hewan (drh), staf bidang peternakan, UPT hingga petugas Inseminator dalam pengawasan hewan kurban tersebut. Mereka, turun ke lapangan langsung berkeliling mengunjungi lokasi pemotongan hewan kurban disetiap desa.

BACA :  Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Capai Rp 23 Miliar

“Semua sudah dibagi kelompok masing-masing per kecamatan yang dipimpin oleh koordinator kecamatan. Bentuk pengawasannya mulai dari hewan kurban sebelum dipotong, ketika dipotong dan setelah menjadi daging. Apapun hasilnya langsung dilaporkan melalui koordinator kecamatannya,” ungkap Dedy melalui sambungan telepon, kemarin.

Dia menjekaskan, penyakit cacing hati yang ditemukan pada hewan kurban tahun ini cinderung menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, dia menyebutkan jika hewan sapi yang terindikasi cacing hati berasal dari luar daerah.

“Bisa kita lihat dari hasil sidak ke lapak pedagang hewan kurban sejak H-6 lalu. Rata-rata mereka hanya menjual kambing. Untuk sapi sendiri mereka mendapatkannya dari wilayah Kabupaten Pringsewu, Bandarlampung dan beberapa kabupaten terdekat,” terangnya.

BACA :  Samsat Pesawaran Telah Penuhi Syarat Jadi Samsat Penuh

Lebih lanjut dia memastikan, hati hewan kurban yang terkena penyakit cacing hati dipastikan telah dieleminasi atau dikubur. Bahkan, tidak ada satupun yang sampai ke tangan masyarakat karena petugas intens melakukan pengawasan.

“Demi keamanan kita kubur hati-hati hewan kurban yang terdapat cacing. Kita pastikan tidak ada masyarakat yang mengkonsumsi cacing hati pada sapi ataupun kambing kurban tahun ini. Karena kita ketahui bersama bahwa cuaca sekarang sedang pancaroba yang mengakibatkan hewan ternak kondisinya melemah,” pungkasnya.  (idh)