Polda Lampung Himbau Pelaksanaan Pilkada Terapkan Protokol Kesehatan

34
Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Lampung Kombespol Yusmanjaya di dampingi Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo saat kunjungan ke KPU Pesawaran.
GEDONGTATAAN – Direktur pengamanan objek vital (Dirpamobvit) Polda Lampung, Kombespol Yusmanjaya menghimbau pasangan calon kepala daerah (Paslonkada) tidak mengumpulkan banyak massa saat kampanye dan menekankan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Pesawaran harus menerapkan protokol kesehatan.
 
“Memang untuk Pilkada saat ini berbeda dengan pilkada sebelumnya karena pelaksanaannya di tengah pandemi dan kemarin telah disampaikan juga oleh Wakapolri didampingi KPU dan Bawaslu pusat terkait pelaksanaan Pilkada harus menegakan protokol kesehatan karena Presiden berharap agar Pilkada tahun ini tetap dilaksanakan,” ujar Dirpamobvit Polda Lampung, Kombespol Yusmanjaya saat mengunjungi KPU Kabupaten Pesawaran, Rabu (23/9).
 
Lebih lanjut, Kombespol Yusmanjaya menegaskan, semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada harus mengikuti peraturan yang sudah ada terkait maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada tahun 2020.
 
“Menindaklanjuti maklumat Kapolri terkait protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada dihimbau seluruh pihak penyelenggara maupun yang terlibat dalam pilkada harus mengikuti aturan yang sudah ada. Dan dalam pembatasan masa dari masing-masing Paslon harus tentatif, kalau didalam gedung masksimal 50 orang dan rapat terbatas maksimal 100 orang dengan tujuan untuk tidak sterjadi klaster dan jaga jarak yang harus benar-benar diperhatikan,” ucapnya.
 
Selain itu Kombespol Yusmanjaya menghimbau kepada masing-masing pasangan calon tidak mesti mengumpulkan banyak massa saat menyampaikan visi misi untuk masyarakat dalam berkontestasi merebut simpatisan masyarakat saat kampanye.
 
“Jangan sampai masing-masing Paslon mengenyampingkan aturan tersebut, kita tetap menegakan protokol kesehatan karena ada sanksinya. Baik sanksi KUHP, undang-undang kesehatan dan juga demi keselamatan bersama mengingat kondisi saat ini sangat kritis. Karena yang utama itu menyampaikan visi misi untuk masyarakat, dan tidak harus mengumpulkan banyak massa untuk kita berkontestasi merebut simpatisan masyarakat,” tandasnya. (eggy/esn)
BACA :  Peringatan Hari Sumpah Pemuda Dilaksanakan Secara Virtual