Prediksi Panen Raya Mei Mendatang

202
Randi Pratama – Petugas POPT Kecamatan Penengahan tengah mengecek tanaman padi yang siap panen pada Mei mendatang. Foto dibidik, Selasa (21/4/2020).

PENENGAHAN – Tanaman padi di Kecamatan Penengahan mulai memasuki musim panen. Pihak pertanian memprediksi kecamatan ini bakal melaksanakan panen raya di bulan Mei mendatang. Total lahan yang akan dipanen sampai bulan kelima itu seluas 2.400 hektar. Per 21 April kemarin, sudah ada beberapa desa yang melaksanakan panen.

Di antaranya Desa Ruang Tengah, Pasuruan, Kelaten, dan Kuripan sudah memanen padi di lahan seluas 500 hektar. Sedangkan sisa lahan seluas 1.900 hektar akan dipanen bergiliran. Selain panen raya, pihak pertanian memprediksi hasil tahun ini akan meningkat sebesar 15 perden dibandingkan tahun sebelumnya.

BACA :  Tipu-Tipu Gandakan Uang, Darsak Gasak Rp80 juta

Pada tahun 2019 lalu, secara umum hasil panen raya di lahan satu hektar menghasilkan padi seberat 6,2 ton. Jika melihat perkembangan saat ini, hasil panen padi sekarang mencapai 6,7 ton per hektarnya. Artinya telah terjadi kenaikan hasil panen dari 0,2 ton menjadi 0,5 ton. Jadi, total hasil panen raya padi sampai Mei nanti mencapai 16 juta ton lebih.

“Luas lahan tahun lalu dengan tahun ini sama, 2.400 hektar. Tapi kami memprediksi hasil produksi tahun ini bakal meningkat,” kata Petugas POPT Kecamatan Penengahan, Syafruddin, kepada Radar Lamsel, Selasa (21/4/2020).

BACA :  Ditlin Kementan Minta Petani RTL

Jika melihat kondisi yang sekarang, target peningkatan itu kemungkinan bisa tercapai. Sebab, kondisi tanaman padi saat ini aman dari serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT). Sementara itu, kondisi pertanaman padi di Kecamatan Penengahan telah berumur 60 hari sampai masa panen tiba.

“Sebentar lagi akan panen lagi. Jadi prediksi kami tepat, bulan Mei nanti panen raya bakal terlaksana. Semoga hasil panen musim ini memuaskan, dan hasilnya juga sesuai harapan,” katanya. (rnd)