Pria Misterius Menyelinap Naik Pesawat

43
Ist - Lelaki yang diduga gangguan jiwa diseret paksa oleh petugas dari dalam pesawat di Bandara Radin Inten II, Rabu (12/8).

GM Bandara Radin Inten Duga Pria Gangguan Jiwa

NATAR – Pria misterius tanpa identitas berhasil menyelinap di dalam maskapai penerbangan Bandara Radin Inten II. Itu setelah videonya beredar luas dijagad maya, Rabu (12/8).

 

Hingga berita ini mencuat, pihak Bandara Radin Inten II belum merincikan detail kronologi bagaimana pria itu bisa berada didalam pesawat sebelum ditemukan petugas keamanan. Apakah sudah berada cukup lama di dalam pesawat? atau berhasil mengecoh keamanan Bandara Raden Inten II? yang statusnya digemborkan sebagai Bandara Internasional.

Rilis yang disampaikan Executive General Manager Bandara Radin Inten II M. Hendra Irawan, hanya menjelaskan personel keamanan Bandara Radin Inten II, Lampung mengamankan satu orang yang diduga mengalami gangguan jiwa di pesawat baling-baling Citilink ATR 72-600 nomor registrasi PK-GJS.

BACA :  Nanang Janji Support Pelaku UMKM

Orang tersebut ditemukan oleh personel aviation security Bandara Radin Inten II, TNI AU dan pihak maskapai pada pukul 07.20 WIB.

“Dilakukan penanganan terhadap orang yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut dan sudah diserahkan kepada pihak berwajib. Saat ini kami tengah melakukan investigasi mengenai hal ini. Yang jelas, keamanan dipantau selama 24 jam,” beber Hendra.

Dia melanjutkan, pihaknya telah  melakukan peningkatan pengawasan prosedur pengamanan di bandara agar  kejadian serupa tak kembali terulang.

BACA :  Kewaspadaan Memudar, Sosialisasi Dikencangkan!

“Kami juga melakukan peningkatan pengawasan terhadap prosedur keamanan guna dan memperketat aspek keamanan di bandara agar kejadian serupa tidak kembali berulang,”  lanjutnya.

Kemudian dilakukan pengecekan teknis dan disinfeksi terhadap pesawat Citilink PK-GJS untuk kemudian pada pukul 08.56 WIB pesawat tersebut take off menuju Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta.

 

Sementara Humas Bandara Radin Inten II Pujo Wusono meminta media untuk memberi sedikit waktu guna menyampaikan klarifikasi secara resmi. “Mohon maaf sebelumnya. Harap bersabar. Kami sedang menyiapkan untuk press rilis,” seraya mengatakan rilis satu pintu dari bos, ketika dikonfirmasi Radar Lamsel.(kms)