Pulau Tengah Tingkatkan Jalan Dusun

163
David Zulkarnain - Kepala Desa Pulau Tengah, Nuryanto dan jajaran Uspika Kecamatan Palas pada saat merealisasikan pembangunan jalan rabat beto di Dusun II.

PALAS –  Kerusakan jalan jalan lingkungan Dusun II, Desa Pulau Tengah, Kecamatan Palas akhirnya mendapat respon dari pemerintah desa setempat.

Dengan memanfaatkan kucuran Dana Desa tahap pertama, Pemerintah Desa Pulau Tengah membangun jalan rabat beton sepanjang 417 meter di lingkungan Dusun II.

Kepala Desa Pulau Tengah Nuryanto mengatakan, pembangunan jalan rabat beton tersebut merupakan aspirasi masyarakat Dusun II, yang telah lama mengeluhkan kerusakan jalan.

“Jalan Dusun II ini memang kami utamakan di tahun ini. Karena jalan lapen yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan yang cukup parah dan menjadi keluhan warga,” kata Nuryanto memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, Jumat (10/4).

BACA :  Dilema Jalan Rusak: Dibangun Pakai DD tak Bisa

Nuryanto menuturkan, kerusakan jalan lingkungan Dusun II tersebut ditingkatkan menjadi jalan rabat beton dengan memanfaatkan kucuran DD tahap pertama. Peningkatan jalan ini dinilai penting keranena selain sebagai akases utama, jalan tersebut juga sebagai jalan pertanian masyarakat.

Untuk membangun jalan rabat beton sepanjang 417 meter dan lebar tiga meter tersebut menghabiskan dana sebesar Rp 251,7 juta yang diaggarkan dari DD tahap pertama.

“Jalan desa ini kami tingkatkan menjadi jalan rabat beton agar memiliki ketahana yang cukup lama dengan anggran sebesar Rp 251,7 juta,”sambungnya.

BACA :  Rika Imbau Warga Waspada Bencana Dan Penyakit

Nuryanto berharap, dengan adanya pembangunan jalan rabat beton tersebut dapat memudahkan akses menju Dusun II dan meningkatkan mobilitas pertanian masyarakat Desa Pulau Tengah.

“Dengan adanya pembangunan jalan ini akes menuju Dusun II menjadi lebih mudah serta mobilitas petanian masyarakat makin lancar,” harapnnya.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penguji Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Palas Slamet mengharapkan pembangunan jalan tersebut dilaksanakan sesuai dengan hasil uji laboratorium.

“Harapan kami pengerjaannya mengikuti hasil uji laboratorium, sehingga jalan yang dibangun memiliki kualitas yang bagus sehingga bisa bertahan lama,” pungkasnya. (vid)