Puluhan Petani Dilatih Budidaya Padi

54
David Zulkarnain – Pelatihan Budidaya Padi Non Aparatur atau Petani Melenial yang dilaksanakan oleh Balai Pelatihan Pertanian Lampung di Kantor UPT Penyuluhan Pertanian Kecamatan Palas, Sabtu (22/2).

PALAS – Balai Pelatihan Pertanian Lampung (BPP Lampung) terus berupayan meningkatkan sumberdaya manusia (SDM) petani padi di wilayah Kecamatan Palas dan Sragi.

Upaya meningkatkan SDM petani itu diwujudkan dengan pelatihan budidaya padi non aparatur atau petani melenial di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penyuluh Pertanian Kecamatan Palas, Sabtu (21/2).

Plt. Kasi Pelakasana Pelatihan BPP Lampung, Briliania mengatakan, pelatihan ini sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengembangkan komoditas padi.

Briliania menjelaskan, pelatih budidaya padi non aparatur ini yang digelar selama tiga hari ini diikuti oleh 30 petani dari wilayah Kecamatan  Palas dan Sragi.

BACA :  Sahabat Ceria Bagikan Masker Gratis

“Pelatihan budidaya padi non aparatur atau petani milenial ini sebagai upaya meningkat SDM petani. Sehingga potensi padi diwilayah Palas dan Sragi ini dapat dikembangkan dengan pengetahuan yang luas dan berwawasan, mulai dari teknis perawatan hingga pemasaran,” ujar Briliania, saat membuka pelatihan tersebut.

Sementara itu Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Lampung Selatan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menerangkan, pelatihan untuk meningkatkan wawasan petani dalam mengembangkan budidaya padi ini memang sangat dibutuhkan di Kecamatan Palas dan Sragi.

Mugiono berharap dengan adanya pelatihan tematik tersebut, potensi budidaya padi bisa dikembangkan dengan ramah lingkungan.

BACA :  409 Kelompok Didata Ulang

“Harapan kita dengan adanya pelatihan tematik ini, budidaya padi di Lampung Selatan, khususnya Palas dan Sragi secara sehat yang menjaga ekositem tanah. Salah satunya petani dapat menjaga keseimbangan pemakaian pupuk kimia dan organik, serta pembasmian hama yang ramah lingkungan,” harapnya.

Sementara itu Kepala UPT Penyuluh Pertanian Kecamatan Palas Agus Santosa mengharapkan dengan adanya pelatihan petani milenial tersebut diharapkan dapat meningkatkan potensi budidaya padi di Kecamatan Palas.

“Tak hanya itu saja, saat wilayah palas juga sudah krisis petani muda. Dari pelatihan petani milenial ini diharapkan para pemuda tertarik denga profesi petani,” pungkasnya. (vid)