Puskesmas Natar Fokus Deteksi HIV dan Aids

112
Kemas yogi - Suasana penyuluhan bahaya HIV dan Aids di Balai Desa Rejosari, Jumat (30/8).

NATAR – Penyakit HIV dan Aids selalu menjadi momok menakutkan bagi masyarakat dan praktisi medis, apalagi obat dari penyakit tersebut belum pasti adanya. 

Faktor itulah yang membuat Puskesmas Natar konsentrasi terhadap penyebaran penyakit tersebut, bahkan antisipasi hingga ke tingkat dusun-dusun. 

Kepala UPTD Puskesmas Natar dr Nessy pihaknya melakukan penyuluhan sebagai bentuk antisipasi jika ada tanda-tanda penyebaran penyakit tersebut. “Kami juga meminta bantuan para aparat desa dan kader posyandu untuk mencari atau mengidentifikasi tanda-tanda penyakit tersebut,” katanya kepada Radar Lamsel, Sabtu (31/8). 

Menurutnya, beberapa desa yang merupakan mitra Puskesmas Natar akan mendapatkan penyuluhan serta skrining faktor resiko dari penyakit HIV dan Aids tersebut. “Kemarin di Desa Rejosari, kedepan desa-desa lain akan kami berikan penyuluhan yang sama,” tuturnya. 

Dia menambahkan, selain penyuluhan pihaknya juga langsung memeriksa darah para peserta penyuluhan apakah berpotensi HIV atau tidak. “Rahasia pasien tentu dijaga, tetapi 25 orang di Desa Rejosari kemarin semua negatif,” ucap dia. 

Sementara itu, Kades Rejosari Teguh mengaku sangat mengapresiasi program puskesmas natar tersebut, meskipun desanya kemungkinan tidak ada penyakit tersebut. “Tetapi antisipasi atau mencegah adalah cara terbaik daripada mengobati,” pungkasnya. (Kms)