Radar Lamsel Jajaki Kerjasama dengan Kebun Lebah Simpur

188
Kemas Yogi - Direktur Radar Lamsel H Taswin Hasbullah (batik kuning) saat mengunjungi kebun lebah simpur di Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda, Senin (1/7).

KALIANDA – Pimpinan Radar Lampung Taswin Hasbullah menjajaki kerjasama dengan pengelola kebun lebah simpur di Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda. 

Kerjasama bisa berupa pelatihan lapangan tentang peternakan lebah trigona yang menghasilkan madu berkualitas terbaik.

Menurut Taswin, Pemerintah Kabupaten Lamsel harus lebih memberdayakan peternakan lebah tersebut sebab sangat menjanjikan untuk lamsel secara umum dan untuk masyarakat sekitar secara khusus. “Saya mengapresiasi perhatian pak Nanang (Plt. Bupati Lamsel ) terhadap perekonomian dan wisata di lamsel, termasuk kebun lebah simpur ini saya berharap bisa lebih dierhatikan menjadi salah satu unggulan daerah,” ungkapnya saat mengunjungi kebun lebah tersebut di Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda, Senin (1/7). 

BACA :  Proyeksi Turun, Maksimalkan PAD!

Disampaikannya, Radar Lampung grup melalui Radar Lamsel akan mencoba terus mengenalkan kebun lebah tersebut agar semakin dikenal oleh masyarakat lamsel. “Ya kami akan bantu terus mempublikasikan peternakan lebah ini, supaya semakin dikenal,” ucapnya. 

Taswin menambahkan, pihaknya berencana menggelar pelatihan langsung di kebun lebah dengan peserta pelajar SMP atau SMA. “Iya nanti akan kami coba membuat program itu, mudah-mudahan tanggapannya bagus,” tutur dia. 

BACA :  DPT Pilkada Diketok 704.367

Sementara itu, Pengelola kebun simpur Heri Damhora menyambut baik rencana tersebut. “Setiap hari selalu ada yang datang kesini, alhamdulillah sudah dikenal kebun kami,” katanya.

Ia menambahkan hingga saat ini telah ada 200 koloni atau pohon untuk peternakan lebah madu tersebut. “Dua bulan biasanya kami baru panen, sekali panen bisa sampai 200 liter, harganya Rp 600 ribu perliternya, nama lebahnya trigona,” tuturnya. (Kms)