Rapid Tes Pegawai RSUD Bob Bazar I

41

Direktur: Hasilnya Belum Keluar

KALIANDA – Puluhan pegawai rumah sakit Bob Bazar Kalianda menjalani tes rapid, Senin (28/9/2020). Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, puluhan pegawai tersebut berasal dari beberapa ruangan pelayanan. Di antaranya bagian umum, bagian keuangan, bagian pelayanan medis, bagian MR (Medical Record), dan pendaftaran rawat jalan.
Belum diketahui seperti apa hasil rapid tersebut. Apakah reaktif atau non reaktif. Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, hanya seluruh pegawai bagian MR saja yang dinyatakan non reaktif. Hasil itu dibenarkan oleh sumber Radar Lamsel di Bob Bazar Kalianda. Sumber ini menyebutkan semua pegawai MR yang menjalani metode skrining awal antibodi itu dinyatakan negatif.
“Alhamdulillah, hasil ter rapid (bagian MR) aman,” katanya, Senin (28/9/2020).
Informasinya, rumah sakit Bob Bazar Kalianda tengah melayani 5 orang yang menjalani isolasi. Dari 5 orang tersebut, 2 di antaranya positif Covid-19. Keduanya merupakan warga kecamatan Penengahan, dan kecamatan Sidomulyo. Radar Lamsel mengonfirmasi Kepala UPT PRI Penengahan, Rosalina, untuk menanyakan kebenaran ihwal warganya yang menjalani isolasi.
“Enggak ada yang baru, itu kasus lama. Yang dari Kecamatan Penengahan itu,” katanya.
Perawatan pasien Covid-19 memang membutuhkan waktu yang bervariasi. Semua itu tergantung pada kondisi ketahanan tubuh masing-masing. Jika daya tahan tubuhnya bagus, virus mematikan itu kemungkinan akan cepat disembuhkan. Begitu pula sebaliknya. Jika daya tahan tubuh lemah, kemungkinan virus tersebut bakal bertahan lama.
“Iya, setiap orang punya daya tahan yang berbeda-beda,” katanya.
Dikonfirmasi, Direktur Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda, dr. Media Apriliana, mengaku belum mengetahui secara detail mengenai hasil tes rapid para pegawainya. Begitu pula dengan pasien yang menjalani isolasi di rumah sakit pelat merah yang terletak di desa Kedaton, kecamatan Kalianda itu.

BACA :  Ribuan Hektar Sawah Diintai Banjir

“Waduh, saya enggak hapal. Nanti ditanyain ke petugas lab,” katanya. (rnd)