Rapid Test Kedua, Tiga Karyawan Dokter Negatif

43
ILUSTRASI

KALIANDA – Hasil rapid test ketiga warga Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda, dinyatakan negatif covid-19. Kabar ini diperoleh setelah petugas kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya, Senin (18/5/2020) kemarin. Hasil ini membuat kekhawatiran warga sedikit mereda. Sebab, ketiganya merupakan karyawan dokter praktik yang positif covid-19.

“Hasil rapid test yang kerja di pasien nomor 7, alhamdulillah negatif semua. Semoga Kalianda aman,” kata Kepala UPT Puskesmas Way Urang, Saiful Anwar, S.Km. kepada Radar Lamsel.

Hasil negatif ketiga orang itu sekaligus membuahkan kabar baik. Ketiganya juga dinyatakan aman karena tidak mengalami gejala, atau keluhan setelah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Meski begitu, Saiful meminta ketiganya, khususnya masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Ya, mereka bebas mau ke mana saja. Tapi dengan protokol kesehatan. Untuk saat ini yang tidak ada kontak pun mau keluar rumah masih hawatir. Jaga jarak, dan hindari keramaian,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, rapid test kedua terhadap ketiga karyawan dokter yang positif covid-19 diundur. Sebelumnya, mereka akan menjalani rapid test kedua pada 15 Mei lalu. Namun hal itu urung dilakukan karena pihak kesehatan harus melihat kondisi ketiganya terlebih dahulu. Pada Minggu (17/5/2020), kondisinya ketiganya dinyatakan baik.

BACA :  Galang Koin untuk Muktamar NU ke-34

Selama menjalani isolasi mandiri, kata Saiful, ketiganya tidak pernah memiliki keluhan mengenai gejala covid-19. Hal ini dipastikan karena petugas kesehatan yang menangani ketiganya selalu berinteraksi lewat saluran telepon. Jika ada sesuatu hal, maka di antaranya ketiganya bakal melapor kepada petugas.

Ketiga warga Desa Tajimalela karyawan dokter yang positif Covid-19 itu masih menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Isolasi ini akan berakhir pada tanggal 18 Mei nanti. Atau hari Senin, tepat pada pelaksanaan rapid test kedua.

Pemantauan terhadap ketiga orang ODP di Desa Tajimalela menjadi wewenang UPT Puskesmas Way Urang. Ketiganya sekarang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Tidak boleh keluar rumah sebelum 14 hari sesuai standar protokol yang sudah ditetapkan. Hasil rapid tes pertama ketiga orang itu dinyatakan negatif.

Meski hasilnya negatif, rapid tes bakal dilakukan sekali lagi. Tepatnya di hari ke-10 setelah rapid tes pertama kali. Tes pertama dilakukan pada tanggal 6 Mei lalu. Berarti tes selanjutnya akan dilakukan pada tanggal 15 Mei mendatang. Tes kedua ini untuk memastikan kondisi ketiga warga Desa Tajimalela itu benar-benar negatif Covid-19.

BACA :  Pemkab Lamsel Raih WTP Empat Kali Berturut -Turut

Saiful mengatakan jika rapid tes yang kedua ini hasilnya negatif, maka besar kemungkinan kondisi ketiganya memang bebas dari virus asal Kota Wuhan itu. Sebaliknya, andai kata pada tes kedua nanti ketiganya dinyatakan positif, maka mereka harus menjalani perawatan yang lebih intensif.

Lebih lanjut, mantan Kepala UPT PRI Penengahan ini mengatakan ketiganya bisa dijemput petugas kesehatan lebih cepat jika memiliki gejala mirip Covid-19 sebelum waktu rapid tes yang kedua. Misalnya, salah satu dari tiga orang itu memiliki keluhan, maka yang bersangkutan harus melapor kepada petugas kesehatan dalam hal ini Puskesmas Way Urang.

Kabar positifnya seorang dokter yang terpapar Covid-19 membuat warga Kecamatan Kalianda semakin waspada. Sebab, kemunculan kasus ini bakal membuat petugas kesehatan harus gencar melacak rekam jejak perjalanan sang dokter. Tapi hal pertama yang wajib dilakukan adalah mengecek kondisi keluarga, dan karyawan yang bekerja di lokasi praktik dokter tersebut. (rnd)