Ratusan Penumpang Menginap di Pelabuhan, PT. ASDP Pastikan Tiket Masih Berlaku

471

BAKAUHENI – PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menghentikan sementara pelayanan penyeberangan pelabuhan Bakauheni – Merak akibat cuaca ekstrem yang melanda selat Sunda, Kamis (30/11/2017).

Akibatnya 300 penumpang dan sekitar 1.000 kendaraan yang hendak menyeberang ke pelabuhan Merak harus tertahan di pelabuhan Bakauheni untuk sementara.

Sedianya ratusan penumpang dan ribuan kendaraan itu diangkut oleh 15 kapal motor penumpang (KMP) yang beroperasi pada Kamis (30/11/2017).

Pantauan Radar Lamsel hingga pukul 23.00 WIB, Kamis (30/11) malam, ratusan penumpang itu menginap dipelabuhan Bakauheni. Sebagian dari mereka nampak lelah sambil duduk – duduk santai. Dan ada juga yang tidur mengunakan alas karpet didepan loket tiket pelabuhan Bakauheni.

BACA :  Perangi Corona Awasi Dananya!

Humas PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Syaifullail Maslul mengamini bahwa ada ratusan penumpang yang tertahan untuk menyeberang lantaran pelayanan pelayanan dihentikan sementara.

Pihak ASDP juga memberikan kebebasan kepada penumpang untuk beristirahat di area pembelian tiket. Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa tiket yang sudah dibeli penumpang tidak akan mengalami kadaluarsa. Artinya tiket yang sudah dibeli masih bisa dipergunakan sampai pelayanan pelayaran dibuka kembali. “Soal tiket tak perlu khawatir. Tiket yang sudah dibeli akan diberlakukan hingga pelayaran kembali dibuka,” ungkap dia.

BACA :  Semprot Menyeluruh Tanpa Terkecuali!

Meski begitu, ia memastikan 15 KMP yang saat ini tengah berada di pelabuhan Bakauheni dalam kondisi aman. “Alhamdulillah, aman,” kata Syaiful kepada Radar Lamsel, Kamis (30/11) malam. (rnd)