Ratusan Warga Penderita Penyakit Gatal Ditangani Tenaga Medis

54
Tenaga medis dari Dinas Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga yang terserang penyakit gatal.
GEDONGTATAAN – Setelah setahun menderita penyakit gatal-gatal, akhirnya warga Dusun Sumbersari, Desa Cipadang, Kecamatan Gedongtataan mendapat penanganan khusus dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran.
Melalui Puskesmas Gedongtataan, ratusan warga Sumbersari yang terjangkit penyakit menular gatal – gatal, ditangani oleh pihak medis dan mendapat penanganan perobatan gratis.
“Kalo kumat gatalnya, perut saya sakit, mata saya buram, moga saja setelah berobat ini bisa sembuh mas,” keluh Kirsan (65), salah satu diantara warga Sumbersari yang mengalami penyakit gatal-gatal, kamis (22/10)
Sementara, tenaga medis Puskesmas Gedongtataan, Eva mengungkapkan, kasus penyakit gatal-gatal yang menyerang warga Desa Cipadang itu disebabkan masyarakat tidak menerapkan pola hidup bersih juga disebabkan dari bakteri Scabies (Kutu kulit).
” Sebelumnya kami sudah melakukan penyuluhan, kami disini adalah tim terdiri dari dokter, perawat, bidan dan tenaga apoteker. Dan kami berkerja sesuai porsi kami masing-masing,” terangnya.
Dikatakan, bahwa pihak tenaga medis melakukan pengbatan sesuai dengan keluhan, seperti penyakit gatal maka akan berikan obat gatal, begitu juga jika ada keluhan penyakit lainnya.
“Ya, kita berupaya melakukan penanganan scabies ini hingga tuntas, dan untuk obat yang diberikan selama 3-7 hari. Nanti setelah itu kami turun kembali untuk survei terkait perkembangan kasus scabies ini,” imbuhnya.
Senada dikatakan Retno tenaga Apoteker Puskesmas Gedongtataan, terkait obat yang diberikan sesuai dengan keluhan kesehatan masyarakat setempat.
“Untuk obat yang kita berikan sesuai rujukan dokter yang menangani, ya kalo memang obat yang diberikan ini belum bisa menyembuhkan nanti dikonsulkan dengan dokternya,” ujar Retno.
Sementara, Kepala Desa Cipadang Sugiyanto, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran bantuan kesehatan dari pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran.
“Atas nama pemerintahan desa saya juga mengucapkan terimakasih kepada rekan-media terkait pemberitaanya, dan ini adalah benar adanya. Besok juga kami akan melakukan gotong-royong untuk membersihkam saluran air yang ada,” terang Sugiyanto. (arl/esn)
BACA :  KPU : Jika Positif Terpapar Covid-19, Petugas KPPS Akan Diganti