Ribuan Hektar Lahan Pertanian Dioptimalisasi

85
Shofyan – Irigasi di lahan Pertanian milik petani di Desa Beringin Kencana, Kecamatan Candipuro, sedang mendapat pemrbaikan oleh Pemerintah, melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah) pertanian, kamis (11/6)

CANDIPURO – Demi mendukung peningkatan produksi dan indeks pertanaman, ribuan hektar lahan di empat desa di Kecamatan Candipuro yakni, Desa Rawaselapan, Sinarpasemah, Beringin Kencana dan Trimomukti, mendapatkan bantuan Optimalisasi Lahan (Oplah) pertanian dari pemerintah.

Wakil Ketua Gapoktan Desa Beringin Kencana Bagio mengatakan, tujuan dari Oplah dilahan pertnian milik petani didesanya oleh pemerintah tersebut, untuk pemanfaatan sumber daya lahan pertanian menjadi lahan ushaa tani produktiv.

“ Seperti yang kita ketahui, bahwa lahan pertanian khususnya padi di desa kami merupakan lahan rawa dan tadah hujan. Dimana, indeks pertanaman hanya 100-200 persen atau hanya mampu panen sekali atau dua kali dalam satu tahun,” kata Bagio saat memberi keterangan kepada Radar Lamsel di lokasi perbaikan jarigan irigasi tersier, Kamis (11/6).

BACA :  Kepala Puskesmas Ingatkan Covid-19 Belum Berakhir

Ia melanjutkan, melalui program Oplah itu, pemerintah melalui dinas pertanian berupaya mendongkrak peningkatan hasil produksi padi dan indeks pertanaman minimal tidak bergesar panen dua kali dalam setahun dengan pemanfaatan sumber daya lahan pertanian menjadi lahan usaha tani tanaman pertanian khususnya padi.
“ Dengan adanya Optimalisasi lahan  Pertanian menggunakan alat berat oleh pemerintah ini, sementara baru menyasar perbaikan jarigan irigasi tersier yang telah lama tidak berfungsi akibat tertutup tanah dan sendimentasi. Lalu, perataan lahan berlereng dan tanah lebung,” terang bagio.

BACA :  BLT DD Rp 300 Ribu Segera Bergulir

Sementara, Ketua Poktan Tani Maju Desa Beringin Kencana merasa berterimaksih atas program Oplah pertanian oleh pemrintah tersebut. ia mengatakan, setidaknya ratusan hektar di tiga titik lahan sawah milik petani di Desa Beringin Kencana sedang dilakukan perataan dan pembenahan jaringan irigasi tersier.

“ Alhamdulilah setelah 25 tahun saat tanam padi lahan sawah saya ketika hujan turun kerap kebanjiran. Karena ada bantuan perataan tanah dan perbaikan irigasi oleh Pemerintah ini, saya dan kawan-kawan petani lainya tidak khawatir lagi saat melakukan tanam padi,” ujarnya.(CW2)