Rohaidi Wujudkan Desa Mandiri dan Masyarakat yang Cerdas

732
Kepala Desa Way Muli Rohaidi, S.Pd.i

RAJABASA – Mewujudkan desa yang mandiri dengan berbasis pertanian, perikanan dan pariwisata serta masyarakat yang cerdas, sehat dan terampil menjadi visi-misi yang diusung Kepala Desa (Kades) Way Muli, Kecamatan Rajabasa Rohaidi, S.Pd.i.

Visi-misi itu dituangkan untuk mewujudkan pembangunan desa yang mempunyai 4 dusun dan 16 RT yang sudah dipimpinnya sejak 2 tahun lalu.

Rohaidi mengaku, visi yang diusungnya tersebut akan terealisasikan dengan baik jika didukung dengan sumber daya masyarakat (SDM) baik berupa tenaga dan pikiran dari aparat desa dan masyarakat yang ingin membuat desa menjadi lebih baik.

“Tidak mudah untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, sehat dan terampil. Karena ada banyak hal yang harus dibenahi, baik itu dari segi pembangunan, pemberdayaan dan pelatihan,” ujar Rohaidi kepada Radar Lamsel, Selasa (15/11).

Orang nomor satu di Desa Way Muli tersebut menuturkan, untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di Desa Way Muli, pemerintah desa setempat menggunakan Dana Desa yang dikucurkan pemerintah pusat untuk membangun jalan rabat beton sepanjang 1.119 meter.

Menurut Rohaidi, pembangunan jalan rabat beton itu dibangun di empat dusun, yakni Dusun I, II, III dan IV. “Masyarakat senang dengan adanya pembangunan jalan rabat beton untuk mempermudah transportasi penghubung antar dusun ke dusun,” katanya.

Selain rabat beton, pembanguan infrastruktur lainnya seperti drainase juga menjadi prioritas di Desa Way Muli. Dikatakan, sebelum dibangun drainase, desa tersebut sering tergenang air bila curah hujan tinggi.

“Adanya drainase sepanjang 541 meter diempat dusun sangat membantu warga, karena selama ini air kotor yang tersumbat membuat air dilingkungan terlihat kumuh. Kami mempunyai tekad pada setiap pembangunan, semua dusun harus kebagian dan diratakan sesuai dengan kebutuhan yang ada didusun. ” tuturnya.

Pada misi yang diusungnya, Rohaidi ingin melakukan reformasi sistem kerja pada pemerintahan desa. Dia mengaku, melakukan reformasi sistem pada pemerintahan yang harus ditingkatkan adalah kinerja dan kerjasama dalam menjalankan roda pemerintahan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dibidang pemberdayaan yang sudah diberikan, seperti pelatihan dan bimbingan kepada aparatur desa saat ini sudah banyak mengalami kemajuan. Adanya tanaman obat keluarga (Toga) dan aktif dalam segala kegiatan PKK adalah tanda-tanda kemajuan yang terjadi didesa,” katanya.

Lebih jauh Rohaidi mengatakan, tahun depan pihaknya akan melakukan pengkajian terhadap pembangunan yang melibatkan dana desa.

Menurut dia, tahun depan masih akan melanjutkan pembangunan jalan rabat beton dan drainase, serta pembangunan gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI).

“Bapak bupati (Zainudin Hasan) menginginkan pembangunan infratruktur jalan. Untuk pembangunan lain, kami akan melihat jumlah dananya terlebih dahulu. Bila memungkinkan, insyaallah pembangunan akan dilaksanakan semua,” tukasnya. (rnd)