Rumah Ambruk Timpa Penghuni hingga Patah Kaki

53

radarlamsel.com,WAYSULAN – Nasib naas menimpa Salimin (61) warga Desa Pamulihan, Kecamatan Waysulan. Buruh tani itu cidera patah kaki lantaran rumah yang didiami ambruk akibat diterpa hujan dan angin kencang, Senin (13/1) sore kemarin.

Kini Salimin masih terkulai mendapat perawatan intensif di RSUD Bob Bazar Kalianda, sementara sang istri Supami (50) mengalami cidera ringan.

Camat Waysulan Munir, SE membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, peristiwa terjadi senin 13 Januari waktu sore sekitar pukul 17.30 WIB menjelang maghrib. Kondisi Wilayah Waysulan di landa hujan lebat disertai angin kencang. Peristiwa itu merobohkan satu bangunan rumah milik warga Desa Pamulihan.

“Hujan disertai angin kencang, pada sore menjelang maghrib menerjangsatu rumah milik pasutri Salimindan dan Supami. Tidak ada korban jiwa, hanya pemilik rumah mengalami patah kaki. Sedangkan istrinya hanya luka-luka ringan,” Kata Munir.

Kemudian sambungnya, korban luka patah kaki pergelangan sebelah kiri (Salimin’red), sudah dilarikan ke RSUD Bob Bazar, SKM Kalianda untuk mendapatkan perawatan.

” Lalu, sang istri Supami yang mengelami cidera ringan, sementara dievakuasi dan dirawat di kediaman kerabatnya,” kata Munir.

Ia melanjutkan, peristiwa tersebut juga sudah dilaporkannya kepada Pemkab. Sementara, pihak Kecamatan dan desa setempat, hari ini sedang bergotong-royong membersihkan puing runtuhan bangunan rumah.

“Kondisi rumah rata dengan tanah. Kami bersama Uspika Kecamatan Waysulan dan warga Desa bergotong-royong membersihkan puing bangunan dilokasi, ” imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Pemulihan Saparudin mengatakan, saat ini warga sedang mebersihakan puing bangunan runtuhan rumah pak salimin. Sementara sang istri Supami menggungsi ketempat kerabatnya.” Mengingat rumah korban sudah tidak dapat di tinggali lagi,”kata Safarudin.

Saparudin berharap, akan adanya bantuan dari pihak-pihak terkait agar sekiranya rumahnya bisa kembali terbangun dengan baik.

“Untuk kerugian belum bisa di taksir, kami masih bergotong-royong dan membantu pertolongan pada pihak korban,”pungkasnya.(CW2)