Saluran Mampet Bikin Banjir

1084
Agus Pamintaher – Tidak adanya saluran pembuangan air di perempatan Pasar Patok, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, membuat air mengalir ke badan jalan.

WAY PANJI – Kecilnya saluran air yang ada di perempatan Pasar Patok, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji membuat genangan air yang melewati jalan raya saat hujan turun dalam waktu kurang lebih dari 30 menit.
Safrizal (45) warga setempat mengakui, setiap kali hujan deras di perempatan Pasar tidak luput dari banjir. Karena tidak ada saluran pembuangan air. Sehingga air nyebrang ke jalan dan mengakibatkan jalan cepat menjadi rusak.
“Dari dulu tidak ada upaya perbaikan saluran pembuangan air yang menuju ke DAS Way Panji. Jadi ya tetap saja kalau hujan turun genangan air melewati jalan ini. Untung saja jalan ini baru diperbaiki, tapi lama-lama akan cepat rusak,”kata Safrizal, Kamis (10/12).
Hal sama dikatakan Salim (38) warga yang sering melewati jalan tersebut. Menurutnya, air tidak bisa lancar karena tidak ada saluran pembuangannya. Air sungai hanya melewati perkampungan warga, sampai surut sendiri.
“Kami berharap ada upaya dari pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur yang ada. Bagaimanapun juga, ini akan menjadi sebuah permasalahan jika tidak lekas diperbaiki. Mudah-mudahan di pemerintahan baru nanti, bisa didengar dan diperbaiki,”harapnya.
Terpisah, Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Dinas Pekerjaan Umum Kecamatan Sidomulyo Candipuro dan Way Panji mengakui, perbaikan saluran air baru dilakukan mulai dari jembatan kuning hingga ke DAS Way Gelam.
“Sedikit banyak, pembuatan DAS Way Panji hingga ke DAS Way Gelam bisa mengatasi banjir yang terjadi di Dusun Bandung, Desa Sidoharjo. Tetapi untuk saluran dari perempatan pasar hingga ke jembatan kuning, memang telah diusulkan,”ujar staf DPU yang enggan ditulis namanya. (gus)

BACA :  Semprot Menyeluruh Tanpa Terkecuali!