Sebulan Sekali, SMPN 1 Gelar Shalat Dhuha Bersama

1044
Iwan J Sastra – Keluarga besar SMPN 1 Kalianda melaksankan gerakan Shalat Dhuha di Lapangan Upacara sekolah setempat, Senin (30/1) pagi kemarin.

Bentuk Karakter dan Pondasi Siswa

KALIANDA – Keluarga besar SMPN 1 Kalianda mulai melakukan gerakan Shalat Dhuha bersama di lapangan upacara sekolah setempat pada pukul 07.30 WIB, Senin (30/1), kemarin.

Kegiatan Sholat Dhuha yang dilaksankan setiap satu bulan sekali pada minggu terkahir itu diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, staf sekolah, serta seluruh siswa-siswi SMPN 1 Kalianda yang beragama muslim.

Kepala SMPN 1 Kalianda Sakwan, M.Pd menuturkan, program Shalat Dhuha bersama yang dilaksnakan ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa-siswi SMPN 1 Kalianda khususnya yang beragama Islam melalui media agama.

Menurutnya, melalui pendekatan keagamaan menjadi salah satu metode yang paling efektif dan efesien untuk diterapkan kepada siswa dalam rangka menuju fitrah. Sebab fitrah manusia adalah suci, dan kesucian yang murni merupakan milik sang pencipta (Allah SWT, red).

“Dengan melaksanakan Shalat Dhuha bersama ini diharapkan segala urusan, termasuk urusan pembentukan karakter siswa niscaya akan terwujud. Karena hanya Allahlah yang memiliki kuasa untuk mengubahnya. Para pendidik hanya sebatas berusaha untuk mengimplementasi konsep-konsep agama dalam kehidupan melalui metode pembelajaran,” ujar Sakwan kepada Radar Lamsel saat ditemui usai pelaksanaan Shalat Dhuha.

Sakwan menjelaskan, program Sholat Dhuha ini juga termasuk program sekolah dalam rangka membangun pondasi siswa-siswi menjadi anak yang disiplin, religius dan cerdas serta untuk meningkatkan ketaqwaan dan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.

“Selain itu juga untuk membiasakan siswa-siswi melakukan ibadah di pagi hari selain menjalankan Sholat Dzuhur  berjamaah wajib yang dilaksanakan di mushola sekolah,” jelasnya.

Diungkapkannya, Shalat Dhuha itu penting untuk dilaksanakan, karena banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan, dan manfaat yang terbesar bagi diri adalah untuk melancarkan rezeki.

“Karena didalam do’a setelah selesai melaksanakan Shalat Dhuha kita juga di anjurkan untuk berdo’a yang bagian dari do’a itu berbunyi Ya Allah jika Rezekiku ada dilangit maka turunkanla, jika didalam bumi maka keluarkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, jika haram maka halalkanlah, jika jauh maka dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaanmu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh,” ungkapnya.

Selain melaksankan gerakan Shalat Dhuha bersama, lanjut Sakwan, dalam kegiatan itu juga diisi dengan Taklim Dhuha.

“Intinya tidak lain adalah untuk menyampaikan nilai-nilai moral kepada siswa. Harapannya kegiatan ini bisa istiqomah, sehingga seluruh keluarga besar SMPN 1 Kalianda dapat menumbuhkan rasa cinta dan selalu rindu dalam menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah S.A.W, baik dalam kegiatan belajar mengajar maupun pada kehidupan sehari-hari,” harapnya. (Iwn)