Sekda Sakit Proses Administrasi Satker Tetap Berjalan

846

Akar: Jika Sudah Tidak Memungkinkan Baru Digantikan Plh

KALIANDA – Hampir satu bulan ini Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Ir. Fredy Sukirman tak menampakkan diri di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Menghilangnya mantan Sekda Pesisir Barat ini sempat membuat tanda tanya sebagian orang, khususnya para awak media yang setiap harinya meliput kegiatan dilingkungan Kantor Bupati Lampung Selatan.

Jangankan diruang kerjanya, dalam setiap acara penting yang diagendakan oleh Pemkab Lamsel pun Fredy tak pernah terlihat.  Baik berdiri menyampaikan sambutan diatas podium maupun duduk dibarisan bangku para pejabat lingkup Pemkab Lamsel.

Radar Lamsel pun mencoba untuk mencari tahu apa penyebab dari ketidakhadirannya Fredy di kantor Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Lamsel untuk menjalankan tugas rutinnya sebagai sekretaris daerah Kabupaten Lampung Selatan.

BACA :  Lamsel Punya Kapolres dan Dandim Baru

Alhasil, berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Lamsel Fredy saat ini sedang jatuh sakit dan tengah menjalani perawatan intensif disalah satu rumah sakit di Bandar Lampung.

“Kalau infonya sih pak sekda terkena sakit lambung (maag kronis, red), dan saat ini sedang menjalani perawatan di Bandar Lampung, tapi untuk jelasnya saya tidak tahu dirumah sakit apa dirawatnya,” ujar pejabat yang mewanti namanya tidak ditulis di koran ini, saat ditemui dilingkungan Kantor Pemkab Lamsel, Rabu (14/3) kemarin.

Sementara itu Kepala BKD Lamsel Akar Wibowo menjelaskan, meski saat ini Sekda sedang ijin menjalani perawatan karena sakit, itu tidak sampai menghambat proses administrasi yang diajukan oleh masing satuan kerjka dilingkup Pemkab Lamsel.

BACA :  KWT Bakauheni Bakal Topang Ekonomi Daerah

“Iya benar sekarang ini pak sekda sedang sakit, tapi kalau ada dinas yang membutuhkan tanda tangan, tetap masih bisa diantar kesana (rumah sakit, red) untuk ditandatangi berkasnya,” ujar Akar Wibowo.

Akar mengungkapkan, jika nantinya kondisi kesehatan Sekda sudah tidak memungkinkan lagi untuk menjalankan pekerjaannya sebagai sekretaris daerah karena harus istirahat dalam pemulihan, maka tugas Sekda selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) akan digantikan dengan Asisten bupati. “Ya pasti akan ditunjuk pelaksana harian (Plh) untuk menghandel pekerjaan Sekda, selama pejabat yang bersangkutan ijin. Jadi tidak ada masalah dengan sakitnya pak sekada sekarang ini, toh semua masih tetap berjalan seperti biasanya,” pungkas Akar. (iwn)