Sekolah Boleh Pakai Dana BOS Cegah Corona

113
ILUSTRASI

KALIANDA – Kebijakan memperpanjang waktu libur sekolah hingga peniadaan Ujian Nasional (UN) diambil pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona (covid-19). Bahkan, anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga diarahkan untuk kebutuhan yang berkaitan dengan pendemi virus yang menyerang saluran pernafasan ini.

 

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lamsel Thomas Amirico, merujuk Surat Edaran (SE) Bupati Lamsel nomor 421/1441/IV.02/2020 tentang pencegahan penyebaran virus corona di bidang pendidikan, yang dikeluarkan pada Kamis (26/3) kemarin.

 

Thomas menegaskan, peniadaan UN bagi tingkat SD dan SMP menjadi langkah tepat untuk mencegah penyebaran virus corona di Lamsel. Sebab, kondisi saat ini sangat rentan karena di Indonesia penderita yang terpapar semakin banyak ditemukan.

BACA :  Galang Koin untuk Muktamar NU ke-34

 

“Maka, kita ambil kebijakan meliburkan sekolah untuk mengurangi resiko penyebaran nya hingga 12 April mendatang. Sudah tidak memungkinkan lagi untuk menggelar UN yang dijadwal pada 20 – 23 April tingkat SMP dan 4 – 6 Mei tingkat SD,” ungkap Thomas kepada Radar Lamsel via telepon, kemarin.

 

Dia menerangkan, kondisi ini memang tidak pernah dialami pada tahun-tahun ajaran sebelumnya. Dengan ditiadakan UN, saat ini pihaknya tengah mengkaji petunjuk teknis yang kaitannya dalam hal penerimaan siswa baru.

BACA :  Puluhan Rumah di Pantai Mutun Terendam Banjir Rob

 

“Salah satu indikator untuk dasar penerimaan siswa baru pakai penilaian hasil raport. Teknisnya lagi kita buat. Kita akan atur juknis terkait penerimaannya yang dijadwal sekitar bulan Mei,” jelasnya.

 

Tak hanya kebijakan itu saja yang diambil dunia pendidikan dalam upaya pencegahan virus covid-19. Bahkan, alokasi BOS di setiap sekolah diperbolehkan untuk membeli keperluan yang menyangkut hal tersebut.

 

“Seperti pengadaan masker, desinfektan dan lainnya. Pokoknya kebutuhan apa saja di sekolah yang bisa membantu dalam pencegahan virus corona. Semoga persoalan ini cepat selesai agar semua kembali normal,” pungkasnya seraya berdoa. (idh)