Selama Dua Tahun 63 RTL Direnovasi

41
Rifky - Kepala Desa Way Galih, Suwarno menunjukkan hasil pencapaian program BSPS yang dipampang di Balai Desa, Rabu (21/10).

TANJUNG BINTANG – Sejak tahun 2019 hingga tahun 2020, sebanyak 63 rumah tak layak huni di Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang dibedah melalui program Bantuan Stimultan Perumahan Swadaya.

 

Pada tahun 2019 lalu, sebanyak 21 rumah tak layak huni di Desa Way Galih dibedah melalui program tersebut. Sementara, pada tahun 2020 sebanyak 42 rumah juga dibedah melalui program itu.

 

Kepala Desa Way Galih, Suwarno, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat serta Pemerintah Daerah yang telah memberikan bantuan program BSPS kepada masyarakatnya.

BACA :  Tetap Bangun Infrastruktur di Tengah Pandemi

 

“Terimakasih kepada jajaran Pemerintah yang sudah memperjuangkan bantuan program bedah rumah ini. Mudah-mudahan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” Tuturnya.

 

“Tahap satu tahun 2019 sebanyak 21 rumah tak layak huni dapat program BSPS, tahap kedua bulan April tahun 2020 sebanyak 25 rumah, sekarang tahap ketiga 17 rumah. Tahap pertama dan kedua sudah terealisasi, tahap ketiga masih proses pembangunan,” Kata dia.

 

Sambung dia, Suwarno memaparkan bahwa program BSPS itu sendiri diajukan kepada setiap rumah yang dinilai sudah tak layak huni. Sehingga, program tersebut dapat terealisasi tepat dengan sasaran.

BACA :  Linmas Dapat Peran Lagi di Pilkada

 

“Untuk program BSPS ini kita cari yang betul-betul rumahnya yang sudah tidak layak dan berpenghasilan rendah. Ini merata ke semua Dusun, kecuali Dusn IB karena itu wilayahnya sebagian besar perumahan,” Ujarnya.

 

Disisi lain, penerima program BSPS di Desa Way Galih, Sajem mengaku amat bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah kepa keluarganya. “Ya Alhamdulillah mas, saya hanya bisa mengucapkan terimakasih,” Pungkasnya.(rif)