Seremoni ala BKKBN Cegah Stunting

55
Rifky -Kabid BKKBN Lampung Herminah saat memberikan edukasi pencegahan stunting kepada masyarakat di Aula Balai Desa Wonodadi, Senin (10/8).

TANJUNG SARI – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Lampung dan Lampung Selatan memberikan edukasi pencegahan stunting di Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, Senin (10/8).

 

Kegiatan itu bertujuan agar masyarakat dan para orangtua lebih paham sehingga dapat melakukan pencegahan stunting mulai dari usia dalam kandungan hingga dua tahun.

 

Kepala Bidang (Kabid) BKKBN Lampung Herminah mengatakan, sosialisasi itu diadakan di desa lokus stunting yang sudah ditetapkan Kabupaten Lampung Selatan.

 

“Ini desa nya yang terbaru tahun 2020 dan ada 10 desa. Kita hanya dua kecamatan saja yaitu Tanjung Bintang dan Tanjung Sari. Sosialisasi 10 desa nya tahun 2018,” Ucapnya kepada Radar Lamsel di Aula Balai Desa Wononodadi.

BACA :  Satu Positif, Sekeluarga Dirapid Tes

 

Terdapat enam Kabupaten wilayah stunting di Provinsi Lampung yang ditetapkan oleh Bappenas, yakni Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Tanggamus, Pesawaran dan Lampung Utara.

 

“2019 nambah Tanggamus, tahun 2020  tambah Pesawaran dan Lampung Utara. Jadi tahun 2020 ini ada enam Kabupaten wilayah stunting yang ditetapkan Bappenas,” Pungkasnya.

 

Masih kata Herminah, jika BKKBN ikut serta dalam hal pengasuhan dan pencegahan stunting. Sebab, usia nol hingga dua tahun merupakan periode emas.

BACA :  Hebat, Jadi Kadus Lewat Pilihan Warga!

 

“Mulai dari dalam kandungan hingga usia dua tahun. Karena dua tahun itu perkembangannya sangat pesat, pembentukan otak, pertumbuhan fisik dan mencegah supaya tidak stunting.

 

Sementara itu, Disduk KB Lamsel Agustina menambahkan, jika BKKBN turut serta dalam melakukan pencegahan stunting dari sisi prefentif. “Menurunkan angka stunting, Kita dari pencegahannya. Kalau pengobatannya itu ada di Dinas kesehatan,” Imbuhnya.(cw1)