Sering Macet, Warga Keluhkan Pembangunan Gorong-gorong

56
Pembangunan gorong-gorong di Desa Bernung yang tidak kunjung selesai sering menyebabkan kemacetan arus lalu-lintas
GEDONGTATAAN – Sejak adanya pembangunan gorong-gorong di Jalan lintas barat (Jalinbar) yang berada di Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan sering membuat kemacetan dan menjadi keluhan pengendara dan masyarakat sekitar.
Sunaryo, salah satu pengendara yang melintas mengeluhkan sering terjadinya kemacetan yang panjang sehingga sangat menganggu serta menghambat aktivitasnya.
“Biasanya ngga ada kemacetan seperti ini, dan tentu sangat menganggu. Kalau pagi dari arah pringsewu yang macet panjang sedangkan kalau sore ke arah sebaliknya,” ujarnya dengan nada kesal, Kamis (13/11).
Macetnya arus lalu lintas selain dikeluhkan pengendara, juga dikeluhkan warga sekitar sebab dengan adanya proyek tersebut membuat jalan semakin sempit.
“Tadinya ngga seperti itu, justru dengan adanya kegiatan ini justru sempit, tadinya kalau mau ke RS GMC cukup 5 menit sekarang bisa jadi 15 menit,” keluh Idris, salah seorang warga Desa Bernung.
Terlebih, menurutnya selain menyita waktu, jalan yang belum rampung pengerjaannya tersebut beberapa kali memicu terjadinya kecelakaan.
“Pernah waktu malam hari saya melihat ada pengendara motor yang nyungsep di sela sela jalan itu. Disekitar jalan tersebut juga tidak ada penerangan yang cukup sehingga menjadi salah satu faktor pemicu adanya kejadi itu,” imbuhnya.
Agar tidak ada korban lagi, Idris berharap jika pengerjaan tersebut cepat diselesaikan serta lalu lintas kembali normal.
“Ya segera diselesaikan, jangan setengah-setengah, dan tentu harapan saya agar lalu lintas bisa kembali seperti semula serta aktivitas tidak terganggu dengn adanya kemacetan,” tandasnya. (arl/esn)
BACA :  Pemkab Pesawaran Terus Kembangkan Potensi Desa Wisata