Setahun Buron, Komarudin Akhirnya Dibekuk

800

TANJUNGAN – Setelah hampir setahun menjadi buronan petugas Kepolisian, Komarudin (24) tersangka kasus pembunuhan terhadap Hendar (30) yang dilakukan sekitar tahun 2015 silam akhirnya berhasil dibekuk jajaran Polsek Tanjungan.
Warga Desa Ranjisampurna, Kecamatan Merbaumataram itu berhasil ditangkap aparat kepolisian dirumahnya. Penangkapan pelaku berawal ada informasi bahwa pelaku sudah ada dirumahnya di Desa Ranjisampurna.
“Pelaku sudah menjadi buronan polisi selama setahun ini. Kami dapat informasi bahwa pelaku sedang berada Ranjisampurna. Tim segera bergerak meringkus korban tanpa perlawanan,” kata Kapolsek Tanjungan AKP Marwan Kholid, kepada Radar Lamsel, Selasa (12/4) kemarin.
Marwan mengatakan, kasus pembunuhan berencana yang dilakukan pelaku terjadi pada 16 Juli 2015 silam. “Tersangka membunuh korban bersama empat orang rekannya yang masih buron,” kata Marwan.
Pembunuhan sambung dia, dilakukan di Desa Ranjisampurna, Kecamatan Merbaumataram lantaran terbakar api cemburu terhadap korban. “Didesa itu ada janda kembang, sering diapelin korban. Tersangka yang merupakan warga Ranjisampurna juga menaruh hati pada janda kembang tersebut. Tersangka merasa cemburu karena ada orang luar desa yang sering main kerumahnya. Mereka berlima cemburu karena janda tersebut diapelin orang jauh,” kata Marwan.
Marwan mengatakan, sebelum pembunuhan terjadi, tersangka bersama empat rekannya yang masih buron sempat menegur korban. “ Korban sempat ditegur pelaku kalau ngapel jangan terlalu malam dan tidak boleh menginap,” ujarnya.
Akhirnya para tersangka ditemani empat rekannya yang masih buron melancarkan aksinya ketika korban hendak pulang. Para pelaku menghadang korban ditengah jalan lalu memukuli korban dengan benda tumpul dan senjata tajam. “Korban mengalami luka parah dibagian kepala, leher dan lengan akibat sayatan benda tajam,” katanya.
Lebih lanjut Marwan mengatakan, pihaknya sudah mengantongi identitas empat pelaku lainnya yang masih buron. “Identitasnya sudah kami kantongi dan pihak kepolisian sedang memburu keempat pelaku. Kami harap mereka menyerahkan diri,” ujar mantan Kapolsek Kalianda ini. (Cw3)