Staklim Predikisi Ancaman Kemarau Panjang

62
ILUSTRASI

KALIANDA – Musim kemarau tahun ini dipredikasi akan lebih kering dari tahun sebelumnya. Namun, kondisi itu berskala nasional. Meski demikian, Stasiun Klimatologi (Staklim) Pesawaran Lampung menyebut secara prediksi akibat perubahan iklim kemungkinan akan terjadi kondisi seperti itu di Lampung.

“Namun ada beberapa gangguan alam justru membuat musim kemarau kita seperti sekarang ini,” kata Kepala Staklim Pesawaran Lampung, Budi Satria, S.Si

Menurut Budi, beberapa gangguan alam seperti sekarang karena masih terjadi curah hujan dengan kategori sedang. Berbeda dengan tahun 2019, di mana Lampung mengalami musim kemarau yang sangat kering dan lebih panjang. Menurutnya, kondisi kemarau kering yang panjang bisa terjadi lagi di tahun ini.

BACA :  Ranperda KLA Disahkan

“Itu prediksi secara nasional, bukan Lampung. Tapi di Lampung sendiri, proyeksi ke depan memang di perkirakan seperti itu,” katanya.

Lebih jauh, Budi menjelaskan perubahan bisa terjadi karena adanya pengaruh akibat perubahan iklim. Hanya saja, meski terjadi kemarau kering, kondisinya tidak akan separah tahun lalu. Sehingga menyebabkan kekeringan parah. Sedangkan tahun ini kemaraunya bisa dikatakan sebagai kemarau basah.

BACA :  Harga Anjlok, Petani Terong ‘amsyong’

“Tidak separah tahun kemarin. Tahun ini kita mengalami kondisi yang berbeda dengan tahun 2019, yang dalam istilah umumnya kemarau basah,” katanya. (rnd)