STP Lampung Luncurkan Mobile Diagnostic Lab

20

 

Jangkau Pelanggan dan Mitra Lebih Dekat

radarlamsel.com – PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melalui anak usahanya PT. Suri Tani Pemuka (STP) unit aquafeed Lampung, meluncurkan fasilitas laboratorium keliling yang dinamai Mobile Diagnostic Laboratory STP, Rabu (16/9/2020).

Peluncuran Lab keliling itu merupakan bentuk pendekatan STP terhadap para pelanggan sekaligus mitra mereka yang ada di wilayah Lampung dan sekitarnya. Dengan lab keliling, mitra dan pelanggan bisa lebih mudah mendapat akses laboratorium budidaya udang.

Assistant to Head of Aquafeed STP Erik Lisnan mengatakan kemungkinan timbulnya berbagai macam penyakit dalam budidaya udang menjadi hambatan bagi pelaku bisnis tersebut. Karenanya penting bagi pelaku bisnis untuk terus mengontrol kualitas udang budidaya mereka agar terbebas dari penyakit.

“ Mobile Diagnostic Laboratory STP menjadi salah satu upaya kami untuk dapat menjangkau pelanggan di Lampung dan Bangka. Kami berharap fasilitas ini dapat membantu proses budidaya udang para pelanggan dan mitra menjadi lebih optimal dengan mempertimbangkan faktor-faktor berkelanjutan,” kata Erik.
Dengan adanya fasilitas tersebut pelanggan dapat memeriksakan kualitas air hingga kualitas udang di tambak mereka secara langsung. Lab keliling kata Erik juga bakal hadir di beberapa kota lainnya seperti Gresik, Banyuwangi, Medan dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain peluncuran lab keliling, STP juga mengadakan Webinar budidaya udang untuk pelanggan dan mitra STP secara virtual. Webinar tersebut membahas pengaplikasian biosecurity di fasilitas penetasan (hatchery) udang. Berbagai penyakit yang timbul pada udang seperti AHPND serta penyakit yang disebabkan toksin bakteri dijelaskan cara penanganannya.
Hengky Santoso, Head of Unit STP Lampung menjelaskan bahwa STP ingin komunikasi antara STP dengan para pelanggan dan mitra terbina dengan baik.

“ Sejalan dengan visi STP Feeding The Future, kami ingin memberi dampak positif tidak hanya untuk bisnis kami namun juga untuk mitra dan pelanggan serta stakeholder yang lebih luas di masa mendatang. Kami melihat pentingnya aspek keberlanjutan dalam budidaya akuakultur. Karenanya kami berharap webinar ini dapat mendukung pelanggan agar dapat meningkatkan hasil budidaya secara bertanggungjawab dan berkelanjutan,” pungkas Henky. (Cw2)