Struktur Pemerintah Desa Pasuruan Dirombak

403
20151119_bagan-struktur-organisasi-pemerintah-desa

Camat Penengahan: Pilih Yang Punya Kemampuan

PENENGAHAN – Kepala desa di Kecamatan Penengahan yang baru dilantik telah mempersiapkan perombakan di struktur pemerintahannya. Seperti yang bakal terjadi di struktur Pemerintah Desa Pasuruan. Kepala Desa Pasuruan, Sumali, secara terang-terangan bakal melakukan penyegaran di susunan struktur para pembantunya itu.

          Posisi yang bakal dijabat oleh wajah baru ada 3. Yaitu kaur pelayanan, kaur pemerintahan, dan kaur kesejahteraan. Perombakan ini dilakukan Sumali yang menginginkan peningkatan kualitas di segala bidang, serta menjalankan program pemerintahan yang lebih baik dari sekarang.

          “Kami ingin masyarakat menyikapi hal ini dengan baik,” ujarnya kepada Radar Lamsel saat ditemui di balai desa setempat, Rabu (4/9) kemarin.

          Perombakan juga bakal terjadi di bawah lembaga Pemerintah Desa Pasuruan. Kemarin, Sumali menerima surat pengunduran diri dari pengurus BUMDes Pasuruan. Secara otomatis, lembaga yang bernaung di bawah BUMDes, yaitu pengurus pasar Pasuruan juga akan diganti. Sumali akan membentuk pengurus baru di dua tempat tersebut.

BACA :  Inovasi Stater Agens Hayati Buatan Petani

          “Jadi, pengurus pasar otomatis ikut diperbarui. Nah, sorotan kami selanjutnya masalah sampah pasar. Ini yang sering kali dikeluhkan masyarakat,” katanya.

          Sumali memastikan dalam waktu dekat tidak ada pergantian di bagian struktur manapun. Namun, Sumali akan tetap menilai kinerja para bawahannya. Jika kinerjanya bagus, maka orang tersebut akan bertahan di posisinya. Ia juga akan meminta pendapat dari masyarakat dalam memberikan penilaian terhadap kinerja bawahannya.

          “Kita nilai dulu, apakah masih bisa dipakai atau tidak. Hal itu tergantung dari penilaian, kalau memang baik, kenapa tidak?,” katanya.

Ketua BPD Pasuruan, M. Amin, meminta pelayanan Desa Pasuruan dalam pemerintahan yang baru harus dijalankan dengan sabar. Kepala desa, kata dia, harus melayani masyarakat selama 24 jam. Aamin menilai seperti itulah bentuk kerja yang akan dialami oleh pemimpin di desa. Ia juga meminta masyarakat mendukung program yang akan dijalankan oleh kepala desa yang baru.

“Kami harap, visi misi yang disampaikan saat kampanye waktu itu bisa dijalankan. Walaupun tidak semua, setidaknya visi misi itu banyak yang ditepati,” katanya.

BACA :  55 CJH Sudah Diberi Pembinaan

Pergantian struktur pemerintahan desa tengah menjadi isu hangat. Radar Lamsel mencari informasi seputar rencana pergantian posisi struktur pemerintahan di era kepala desa baru. Namun sejauh ini baru Pemerintah Desa Pasuruan saja yang secara terbuka menyatakan pergantian. Sementara di desa lain belum ada gambaran ihwal rencana pergantian itu.

“Kalau di sini (Desa Tanjungheran), belum ada. Tapi kita lihat nanti, masih dalam tahap penilaian,” kata Kepala Desa Tanjungheran, Sahbudin Yusuf, saat dihubungi Radar Lamsel.

Dikonfirmasi mengenai pergantian struktur di pemerintahan desa, Camat Penengahan, Erdiyansyah, S.H.,M.M mengaku belum mendengar kabar rencana perombakan yang bakal dilakukan oleh kepala desa di wilayahnya. Meskipun ada rencana perombakan, pria yang akrab disapa Erdi ini menyatakan jika hal itu merupakan dinamika.

“Ya dipilah-pilah, (kalau bisa) yang punya kemampuan dan sudah mendapatkan pelatihan-pelatihan. Saya sudah pesan dengan kades agar bisa merangkul dan konsolidasi dengan aparat desa, libatkan tokoh-tokoh,” katanya. (rnd)