Subdit Tipikor Polda Lampung Sambangi DPUPR

68
Kepala DPUPR Lamsel M. Syahroni

KALIANDA – Jajaran Kepolisian dari Subdit Tipikor Ditreskrimsus  Polda Lampung menyambangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lampung Selatan, Senin (24/2) kemarin. Namun, kehadiran aparat penegak hukum itu hanya untuk memberikan sosialisasi pencegahan korupsi kepada jajaran pegawai internal DPUPR.

Dalam keterangan pers dihadapan para awak media usai sosialisasi, Kepala DPUPR Lamsel M. Syahroni mengatakan, sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi dilakukan oleh Tim Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Lampung. Pihaknya, memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan aparat penegak hukum tersebut.

“Memang kegiatan sosialisasi ini mendadak. Karena, kegiatan ini merupakan program internal dari Polda Lampung. Kami sangat menyambut baik langkah yang telah dilakukan oleh aparat penegak hukum yang telah memberikan pemahaman kepada jajaran pegawai DPUPR,” ungkap Syahroni diruang kerjanya, kemarin.

BACA :  Lapas Kalianda Gelar Sidang Daring

Dia menambahkan, sosialisasi tersebut diberikan kepada seluruh jajaran pegawai yang memegang jabatan di dinasnya. Diharapkannya, kegiatan ini mampu membuka wawasan para pegawai tentang bahaya tindak korupsi yang diakuinya sangat rentan terjadi di lingkup DPUPR.

“Banyak sekali materi yang mereka sampaikan kepada kami. Jadi, kami memndapatkan wawasan dan ilmu sebagai langkah preventif tindak korupsi. Hal ini sangat kami butuhkan demi terlaksananya program pembangunan yang lebih baik kedepannya,” imbuhnya.

BACA :  Sensus Penduduk Online Diperpanjang

Lebih lanjut dia mengatakan, kegiatan sosialisasi pencegahan korupsi sangat perlu dilakukan kepada jajaran ASN. Dengan begitu, para abdi negara bisa meminimalisir tindakan yang mengarah pada hal yang menyangkut pelanggaran hukum.

“Jadi, kami diberikan pemahaman soal konsekuensi yang akan menimpa jika melakukan pelanggaran hukum khususnya korupsi. Dengan begitu, wawasan ASN bisa lebih terbuka dan mesti berfikir ribuan kali untuk melakukan tindakan yang melawan hukum itu,” pungkasnya. (idh)