Sudah Rusak, Minim Penerangan

71
Shofyan - Gorong-gorong penghubung Desa Sinarpalembang dan Desa Bumijaya, Kecamatan Candipuro, rusak diterjang banjir beberapa waktu lalu, Rabu (17/6).

CANDIPURO – Banjir yang belum lama melanda di Kecamatan Candipuro beberapa waktu blalu, bukan hanya merusak tanaman padi milik petani diwilayah itu. Namun, banjir juga merusak fasiltas umum.
Seperti yang terjadi di Desa Rawaselapan, Kecamatan Candipuro, akibat diterjang banjir, gorong-gorong penghubung Desa Sinarpalembang dan Desa Bumijaya, Kecamatan Candipuro ambrol.
Sarman (50) petani sekitar mengatakan, banjir yang terjadi akibat hujan deras beberapa waktu lalu.Bukan hanya luapan air sungai merusak padi, melainkan juga gorong-gorong penghubung didesanya rusak tergerus air.
” Hujan beberapa hari lalu, berakibat banjir. Banjir bukan hanya merusak padi kami tapi juga merusak gorong-gorong jalan tepat didekat sawah kami,” kata Sarman kepada Radar Lamsel, Rabu (17/6/2020).
Jika malam hari sambungnya, kondisi gorong-gorong yang ambrol jika dibiarkan akan membuat celaka para pengguna jalan yang melintas. Sebab, gorong-gorong tepat berada dekat persawahan warga, di jalan penghubung Desa Rawaselapan dan Desa Bumijaya itu minim penerangan.
” Jalan penghubung desa ini minim penerangan. Bila malam hari kondisi jalan sangat gelap, jika tak awas pengendara bisa celaka terperosok masuk gorong-gorong yang ambrol,” jelasnya.
Demi alasan keselamatan, warga sekitar telah memasang pembatas jalan dan papan peringatan. Kondisi gorong-gorong rusak sangat rentan. Bila kendaraan berat melintas dikhawatirkan gorong-gorong amblas.
” Kami berharap Pemerintah segera memperbaikinya. Bila dibiarkan selain berbahaya, dikhawatirkan kerusakan meluas, akibat gorong-gorong rusak tidak kuat menopang beban berat kendaraan saat melintas,” kata Tamrin (55) Sopir Truck asal Desa Beringin Kencana, saat melintas, menimpali.(CW2)

BACA :  Kepala Puskesmas Ingatkan Covid-19 Belum Berakhir